Francesco Bagnaia mengungkapkan keyakinannya bahwa Brad Binder seharusnya dikenai hukuman atas insiden yang menyebabkan dia tidak menyelesaikan Sprint Race Jerez. Insiden tersebut terjadi ketika Binder mencoba mengambil sisi dalam Bagnaia dan Marco Bezzecchi di Tikungan 1, tetapi Bezzecchi masuk ke dalam lintasan saat Binder mengira dia akan tetap melebar, yang membuat Bagnaia terhimpit dan terjatuh.
Meskipun Stewards FIM menyelidiki kejadian tersebut dan menganggapnya sebagai insiden balapan, Bagnaia tidak setuju dengan penilaian tersebut. Menurutnya, Binder seharusnya diberi hukuman atas tindakannya.
Ketika ditanya oleh TNT Sports tentang reaksinya terhadap insiden tersebut, Bagnaia merenung sejenak sebelum menyatakan bahwa menurutnya itu bukanlah insiden balapan dan menekankan bahwa ruang untuk menyalip dua pembalap tersebut tidak ada.
Bagnaia juga membandingkan insiden ini dengan kejadian di MotoGP Portugal, di mana dia terlibat kontak dengan Marc Marquez yang juga dianggap sebagai insiden balapan. Namun, menurutnya, keseimbangan dalam pemberian hukuman tidaklah tepat, dan dia berpendapat bahwa perlu ada konsistensi yang lebih baik dalam pengambilan keputusan oleh Steward.
Tanpa DNF di Sprint Race, Bagnaia yakin dia akan mendapatkan poin penting. Dia menegaskan bahwa balapan tersebut merupakan kesempatan untuk podium yang mudah baginya, mengingat kecepatannya yang lebih baik dari pembalap di depan. Namun, kondisi balapan yang rumit dan sulit untuk menyalip membuatnya kesulitan untuk mengejar posisi yang lebih baik.
Dengan tertinggal 42 poin dari pemimpin kejuaraan Jorge Martin sebelum Grand Prix di Jerez, Bagnaia menyadari pentingnya meraih poin dalam setiap kesempatan untuk memperbaiki posisinya dalam klasemen.
More Stories
Geely Buka Pre-Booking Starray EM-i di GIIAS Surabaya, Harga Mulai Segini
Jeep Grand Cherokee: SUV Premium dengan Performa Off-Road Tangguh
Jeep Wrangler: Ikon Off-Road dengan Desain Klasik dan Performa Tangguh