Adiktif Pada Mesin Bikin Mesin Cepat Rusak? Ini Penjelasan Dari CTX Indonesia!

Otoinfo.id – Ada beberapa anggapan yang membuat reputasi Adiktif menjadi buruk. Karena kurangnya pemahaman bisa membuat hal ini terjadi.

Seperti obat atau vitamin, Adiktif sangat bermanfaat bagi mesin jika digunakan dengan dosis dan aplikasi yang sesuai.

Ditulis akun instagram @ctxindoneisa, Setelah kita mempelajari jenis-jenis Aditif yang terkandung dalam oli, kita mengerti bahwa Adiktif itu sangat diperlukan untuk mesin. ⁣

Baca juga : Lindungi Mesin Matic Pakai Catalyst X dan CTX Gear

Menurut pengamatan kami di pelumasan dalam dunia Otomotif, kualitas dan kuantitas Aditif yang digunakan dalam oli yang umum dipasaran sangat standard. Untuk membuat harga oli murah, kualitas oli tidak cukup melindungi mesin dalam jangka panjang. ⁣

Karena ini sudah berlangsung lama, hampir setiap orang terbiasa dengan kualitas oli ini, sehingga penggantian oli dan sparepart yang terjadwal, atau jumlah konsumsi BBM atau performa mesin sekarang menjadi Normal.

Baca juga : Catalyst X Cocok Buat Para Petouring, Ini Penjelasannya!

Akan tetapi, dengan Kandungan Adiktif yang ditingkatkan 3-5% saja, efeknya ternyata berbeda sangat jauh. Selain penghematan karena penggantian oli yang lebih lama, berkurangnya penggantian sparepart, irit konsumsi BBM, performa mesin pun menjadi maksimal dan awet sehingga bisa digunakan lebih lama atau dijual kembali dengan harga lebih baik.⁣

Jadi kesimpulannya penambahan Adiktif ke oli tidak selalu salah, selagi memilih Adiktif yang aman dan sesuai dosisnya ya Sob. Untuk pengetahuan tentang oli dan sejenisnya kalian bisa cek akun Instagram @ctxindonesia. Sip! Bagus Adit