Alasan Hyundai Santa Fe Tidak Selaris Fortuner di Tahun 2024

Alasan Hyundai Santa Fe Tidak Selaris Fortuner di Tahun 2024

Otoinfo – Hyundai Santa Fe, salah satu medium SUV yang tersedia di Indonesia, mengusung mesin yang lebih bertenaga daripada pesaingnya, seperti Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport. Meski demikian, di pasaran Tanah Air, penjualan Santa Fe tidak mampu menyaingi kedua SUV tersebut.

Ada beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebabnya, mulai dari harga yang lebih tinggi hingga preferensi konsumen terhadap merek dan performa kendaraan. Mari kita telaah lebih lanjut alasan di balik perbedaan ini.

Baca Juga:   Pilihan Mobil Wagon Terbaik dengan Harga Terjangkau di Indonesia

1. Harga yang Lebih Tinggi

Hyundai Santa Fe memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan Pajero Sport dan Fortuner. Versi signature diesel-nya dibanderol mencapai Rp759 juta, jauh di atas pesaingnya.

2. Penggerak Roda Depan (FWD)

Meskipun dilengkapi dengan mesin yang lebih bertenaga, Santa Fe menggunakan penggerak roda depan (FWD), berbeda dengan Fortuner dan Pajero Sport yang menggunakan penggerak roda belakang (RWD). RWD cenderung lebih unggul dalam melewati medan sulit dan tanjakan.

Baca Juga:   Yamaha FZ15! Reinkarnasi Yamaha Byson dengan Desain yang Memikat dan Performa yang Mengagumkan

3. Keterbatasan Pada Bahan Bakar

Santa Fe diesel tidak direkomendasikan untuk menggunakan solar murah atau bio diesel karena berpotensi menimbulkan risiko. Sementara Fortuner telah teruji dapat menggunakan solar murah meskipun memerlukan penggantian filter yang lebih sering.

4. Perawatan dan Suku Cadang Lebih Sulit dan Mahal

Perawatan Hyundai Santa Fe yang dilengkapi dengan fitur-fitur mewah cenderung lebih sulit dan mahal. Selain itu, tidak semua bengkel memiliki pemahaman yang cukup mengenai mesin Hyundai. Berbeda dengan mesin Toyota atau Mitsubishi yang lebih dikenal dan dapat dikerjakan oleh hampir semua bengkel.

Baca Juga:   Mengguncang Pasar SUV! Tata Safari Facelift 2024 Tawarkan Kualitas Tinggi dengan Harga Terjangkau

5. Ketersediaan dan Harga Suku Cadang

Suku cadang untuk Santa Fe tidak sebanyak yang tersedia untuk Fortuner dan Pajero Sport, sehingga harganya pun cenderung lebih tinggi.

6. Citra Merek

Masyarakat Indonesia cenderung lebih percaya pada mobil Jepang dibandingkan mobil Korea, sehingga citra merek juga dapat mempengaruhi tingkat minat konsumen terhadap Santa Fe.