Apa Itu Piggy Back Rapid Bike?

Otoinfo.id – Rapid sendiri terdiri dari 2 macam, yakni piggy back dan modul add-on. Masing-masing memiliki kegunaan dan fitur yang berlainan.

Yang jelas Rapid sendiri diperuntukkan motor yang harus lolos uji emisi Euro4, yaitu ramah lingkungan. Maksudnya, rata-rata untuk ngejar emisi Euro4, motor disetting sangat irit agar jumlah emisinya turun drastic. Dan Rapid Bike bertugas untuk mengubah jumlah bahan bakar tersebut.

Lantas bagaimana penjelasan soal piggy back Rapid Bike tersebut? ATH

Baca Juga : Positive Prosport Bikin Seminar Piggy Back Italy
Baca Juga : Eleanor Di Film Gone In 60 Seconds Kini Bisa Dibeli
Baca Juga : Yamaha YZF-R1 GYTR Terjual Habis Dalam Waktu Kurang Dari 24 Jam

Rapid Easy
Part berharga Harga Rp 3.060.000 ini bukan piggy back, melainkan manipulator yang bertugas mengubah fungsi oksigen sensor. Sering disebut sebagai open looper.

Rata-rata close loop area berada pada rentang putaran di bawah 5.000 rpm. ECU akan terus melakukan perubahan jumlah semprotan supaya emisinya turun dengan kisaran AFR pada rentang lean area. Proses pembacaan itu dilakukan oksigen sensor.

Dengan Rapid Easy, ECU tidak lagi membaca oksigen sensor. Dalam hal ini, mapping yang terjadi akan sesuai dengan asli dari ECU motor. Rapid Easy juga bisa dilakukan setting secara manual untuk mengubah nilai AFR yang diinginkan.

Rapid Evo
Perangkat dengan rentang harga Rp 7.860.000 sampai Rp 9.165.000 ini disebut sebagai piggy back. Namun Rapid Evo hanya memfasilitasi perubahan fuel map. Artinya hanya bahan bakar yang bisa diubah sesuai dengan keinginan. Table mapping ini tentu dimulai dari rentang putaran bawah hingga atas.

Uniknya Rapid Evo memiliki fasilitas auto-tune yang bisa melakukan perubahan mapping secara otomatis. Namun bisa juga dilakukan secara manual menggunakan software khusus yang didapat saat membeli piggy back tersebut.

Rapid Racing
Mirip dengan Rapid Evo, Rapid Racing dengan harga Rp 10.760.000 sampai Rp 12.760.000 sistemnya sama dengan Rapid Evo. Pengubahan fuel mapping bisa dilakukan secara manual atau auto-tune. Lantas kenapa kok lebih mahal dibanding Rapid Evo?

Khusus Rapid Racing memiliki fitur pengapian. Dalam hal ini perubahan bukan hanya pada fuel map, melainkan termasuk ignition timing. Jadi, selain jumlah bahan bakar yang bisa diubah, pada Rapid Racing waktu pengapian motor juga bisa diutak-atik sesuai keinginan.

Baca Juga : Aprilia Jual Supermoto 125 cc Hanya Rp 52 Juta
Baca Juga : Motor Inilah Yang Dipakai Di Film Venom
Baca Juga : Motor Terminator Dijual. Berapa Harganya?