Atik CB : Bukan Penyanyi, Tapi Cewek Yang Ini Wajib Diwaspadai Di Event Motocross

Otoinfo.id – Kalau melihat postur tubuhnya yang mungil, siapa yang mengira jika cewek yang mempunyai nama lengkap Dwi Rohayati Syaifuddin atau yang akrab disapa Atik CB salah satu croser wanita asal Jatim yang patut diwaspadai.

Yap, Atik sendiri memulai karier balap garuk tanah sejak duduk di kelas 2 Sekolah Dasar atau sekitar umur 8 tahun lalu. Memang, cewek se usia dirinya seharusnya tidak berada di sirkuit terlebih motocross yang terbilang susah untuk balap.

Juara Umum 50 cc Kejurprov Jatim

“Sebenarnya Atik sudah memaksa ikut balap sejak kelas 1 SD hanya saja kami sebagai orang tua masih khawatir karena masih terlalu kecil, naik kelas 2 barulah sang ayah mencoba membelikannya motor trail mini untuk belajar,” ungkap Yunita Rosidawati sang ibunda.

Baca Juga : Motocross Grand Prix (MXGP) 2019, Seri Semarang : Terus Memberikan yang Terbaik dengan ‘Semakin di Depan’, Makin Populer Disambangi Fans

Turun di event balap resmi pertama di kelas 50 cc, menggunakan basis motor KTM second sudah cukup menyita kekhawatiran sang ibunda. Maklum namanya anak perempuan balap motocross, “Sudah campur aduk rasanya, perbanyak berdoa supaya selamat saja. Benar-benar kenangan yang sulit dilupakan,” tambahnya.

Atik Saat Menggeber 50 cc

Rasa khwatirnya terbayarkan ketika Atik bisa menjadi juara umum kelas 50 cc Kejurprov Jatim di tahun 2018 lalu, benar-benar pencapaian yang luar biasa dimana Atik terdaftar peserta wanita diantara peserta pria lainnya di kelas 50 cc kala itu.

“Di event kejurnas Atik sempat berada di urutan 6 besar, kami rasa itu pencapaian yang bagus melihat peserta lainya pria, dan musim ini dirinya harus naik kelas 65 cc dengan persaingan yang lebih berat lagi pastinya,” beber sang ibu.

Yap, menggunakan basis motor 65 cc jelas ada perbedaan power dan musti adaptasi dengan motor baru. Salutnya lagi sejak mengawali balap Atik benar-baner privateer tanpa tim dan murni dengan kedua orang tua saja.

“Mencoba keberuntungan di event MXGP Semarang kemarin dan Atik finish di posisi 16 dari 35 peserta dan itu sangat membanggakan kami sebagai orang tua, semoga kedepannya masih bisa berprestasi lebih baik lagi,” harap wanita yang selalu menemani putrinya balap ini.

Baca Juga : Semakin di Depan Hadir di Kejuaraan Dunia Motocross Grand Prix (MXGP) Seri Indonesia

Masih Terus Berkecimpung Di Garuk Tanah

Melihat pasar road race yang sangat menggairahkan dengan segudang jenjang dan prestasi, sebagai ibunya Atik masih belum berharap putrinya pindah ke jalur aspal. Maklum kedua orang tuanya masih kental dan cinta lingkungan adventure atau garuk tanah.

“Masih belum terpikirkan sih, kami masih berharap Atik bisa lebih berprestasi di motocross. Dengan naik kelas 65 cc harapan kami lebih baik lagi dan atik cepat bisa beradaptasi dengan motor barunya,” katanya via whatsapp mesengger. ATH

Foto : istimewa dan Instagram @atikcb27