Otoinfo.id–Catalyst X memiliki 7 aditif khusus yang dikandungnya. Semuanya saling bekerja sama dengan aditif asli oli agar tidak menimbulkan efek negatif. Sehingga mampu melindungi mesin melalui perbaikan kualitas oli.
Baca Juga : Jadi Sponsor SCP 2019, Ini Penjelasan Manager Sales & Marketing Catalyst X
Dalam keadaan normal, komponen mesin akan selalu bergesekan saat bekerja sehingga menimbulkan keausan. Nah, ausnya ring piston dan silinder menyebabkan minyak pelumas menembus masuk ke ruang pembakaran. Minyak pelumas terbakar, asap buang bertambah banyak, busi jadi hitam, karbon mengendap pada ruang bakar dan konsumsi pelumas meningkat alias oli cepat habis. Dengan jumlah clearance mesin kian longgar, suara mesin bisa menjadi bising.

Proses ini terjadi akibat panas dan karena beban yang dialaminya, pelumas jadi mengencer dan viskositasnya menurun. Tidak hanya viscositas, bahkan kualitas pelumas pun ikut turun. Disini tugas aditif Catalyst X. Menciptakan perlindungan terhadap pelumas mesin. Formula anti-gesekan dari Catalyst X membentuk suatu selaput tipis molekular yang mengurangi pergesekan sehinggaa mengurangi panas dan aus.
Baca Juga : Fenomena Catalyst X: Perlukah Aditif Oli?
Catalyst X mencegah pembentukan endapan sekaligus menyingkirkan nya. Formula Catalyst X membantu memelihara viskositas, sehingga mencegah pelumas menjadi encer di luar spesifikasi pada saat suhu tinggi. Sehingga mampu menyekat ring piston yang aus, mencegah masuknya gas buangan ke ruang mesin dan mencegah pembakaran minyak Pelumas. Pelumasan akan lebih baik untuk bearing dan alat pengangkat, juga mengurangi suara bising pada mesin serta meningkatkan kompresi.
Baca Juga : Apa Sih Aditif Catalyst X Itu?
Dengan cara kerja seperti itu, Catalyst X secara tidak langsung meningkatkan tenaga dan efisiensi pada mesin tua. Mesin akan bertahan lebih lama dan hanya membutuhkan lebih sedikit pemeliharaan. Catalyst X bisa diaplikasi untuk mobil (diesel, bensin), motor (-2tak, 4-tak, matic), oli samping hingga genset. Dosis pemakaian yaitu untuk mobil 8%-10% dan motor 3%-5% dari volume total pelumas. MT4

