Busi NGK Iridium Terbukti Tambah Power, Ini Hasil Dynotestnya 

Otoinfo.id – Material busi bermacam-macam. Kasta tertinggi adalah iridium. Kini busi berbahan iridium marak diburu dan digunakan untuk kebutuhan harian. Tidak hanya motorsport kelas premium macam Ninja 250FI atau YZF-R25, bahkan motor bebek hingga skutik marak memakai busi berbahan iridium. Busi berbahan iridium memiliki durability yang lebih lama dibanding non-iridium.

Karena sudah banyak menjadi incaran, produsen busi pun kian gencar menjual busi berbahan iridium. Tidak hanya merek NGK dan Denso yang paling terkenal, kini ada TDR hingga Autolite.

Busi berbahan iridium paling mahal. Di bawah itu ada bahan platinum dan paling bawah copper. Harga paling murah untuk busi berbahan iridium adalah Rp 85 ribu sedangkan termahal sekitar bisa mencapai Rp 125 ribu per buah.

Lantas siapa yang terbaik mengingat banyak sekali merek busi iridium? Agar fair, 4 jenis busi iridium diadu. Mulai Denso Iridium IU22, NGK Iridium CR8E IX, TDR Twin Iridium 085T dan Autolite XS XS4303.

Juga tidak lupa mencoba busi standar motor merek Denso U24ESR-N. Kedua busi tersebut merupakan busi standar yang direkomendasi oleh pabrikan. Sebagai speciment uji, menggunakan Yamaha V-Ixion tahun 2012 standar pabrik. MT4

Gap Busi
Karena menggunakan Yamaha V-Ixion sebagai motor uji coba, otomatis standarisasi gap busi pun sesuai dengan anjuran dari Yamaha.

Menurut petunjuk pabrik, busi Yamaha V-Ixion harus diberi gap 0,9 mm.

Kesimpulan
Ternyata memang benar kalau busi NGK iridium sanggup memberikan tambahan tenaga untuk mesin. Kenapa bisa demikian?

Silahkan perhatikan bagian elektroda pada busi iridium. Selalu runcing. Ini bukan semata karena menghemat bahan iridium untuk elektroda busi, namun juga memiliki tujuan.

Ya benar. Api pada busi tidak dituntut hanya besar, melainkan harus fokus dan tajam. Tujuannya agar mudah menembus pekatnya kabut gas di dalam ruang bakar.

 

Apalagi tekanan di ruang bakar sangat tinggi. Tanpa api yang fokus, kabut gas tersebut akan sulit dipantik api busi.

Nah, ujung runcing berbahan iridium tersebut memiliki ukuran. Masing-masing produsen busi memiliki diameter ujung yang berbeda. Busi NGK iridium sendiri memilih diameter 0,6 mm.

Diameter ujung runcing tersebut tidak hanya dibutuhkan untuk membuat api jadi fokus saja. Dilain pihak juga harus tidak mudah patah.

Baca Juga : Ini Penjelasan Anti Carbon Fouling Di Busi NGK, Tonton Videonya
Baca Juga : Tips: Edisi Busi NGK, Naikkan Tegangan ke Busi Punya Risiko, Pemilihan Produk Tepat Punya Peranan Penting
Baca Juga : Tips: Edisi Busi NGK, Sering Terlupakan, Merawat Busi Ternyata Mudah!
Baca Juga : Tips : Edisi Busi NGK, Ketahui Gejala Pembakaran Tak Sempurna Dalam Mesin Akibat Busi
Baca Juga : Review Produk Busi NGK Platinum :1.100 km Mesin Tetap Enteng
Baca Juga : Apa Sih NGK Busi Berbahan Iridium Itu?