Citroën Fokus pada Masa Depan: Tak Lagi Jual Mobil City Car dan SUV Konvensional

Citroën Fokus pada Masa Depan Tak Lagi Jual Mobil City Car dan SUV Konvensional

OtoinfoCitroën, produsen mobil terkenal dari Prancis, baru saja mengumumkan keputusan strategis untuk tidak lagi menjual mobil city car dan SUV konvensional.

Keputusan ini diambil untuk menghemat biaya produksi dan fokus pada segmen yang lebih menguntungkan bagi perusahaan. CEO Citroën, Thierry Koskas, mengungkapkan bahwa merek tersebut harus berada di segmen utama dan tidak terjebak di segmen khusus yang kurang menguntungkan.

Fokus pada Segmen B C3 dan C C5 Aircross

Dengan keputusan ini, Citroën akan mengarahkan perhatian mereka pada pengembangan segmen B dengan model C3 sebagai andalan, serta segmen C dengan C5 Aircross sebagai ujung tombak.

Baca Juga:   Supra GTR150: Mengintip Semangat Agresif dan Sporty yang Semakin Memikat!

Model Ami, yang berada di bawah segmen B, juga akan tetap menjadi bagian dari portofolio produk Citroën. Namun, tidak berencana menggantikan model C1 yang dianggap kurang menguntungkan. Selain itu, model C5 X juga tidak akan diproduksi lagi karena dinilai tidak memiliki posisi yang ideal di pasar.

Platform ‘Mobil Pintar’ Baru untuk Model Masa Depan

Untuk meningkatkan penjualan dan efisiensi produksi, Citroën akan menggunakan platform ‘Mobil Pintar’ yang baru. Platform ini diperkenalkan pada model C3 terbaru dan dirancang dengan menggunakan lebih sedikit komponen, sehingga biaya produksinya menjadi lebih rendah dan proses produksi menjadi lebih mudah. Mereka yakin bahwa dengan inovasi ini, Citroën akan mampu bersaing di pasar dengan menawarkan mobil yang memiliki nilai lebih tinggi.

Baca Juga:   Menguak Kehebatan Suzuki XL7 Hybrid: LSUV Terlaris di Indonesia, Meluncur ke 4 Negara dalam Ekspansi Global!

Masa Depan Citroën: Hybrid dan EV

Selain perubahan fokus pada segmen produk, juga berencana untuk tidak lagi memproduksi hatchback dan SUV konvensional. Sebagai gantinya, mereka akan lebih tertarik pada pengembangan model hybrid dan kendaraan listrik (EV) untuk mengikuti tren pasar yang berkembang pesat. Koskas menegaskan bahwa Citroën siap mengambil risiko dan mengguncang pasar otomotif dengan inovasi dan strategi baru ini.

Baca Juga:   Chery Omoda E5: Terobosan Revolusioner dalam Mobilitas Listrik di Indonesia