Drag Bike 2018: Ninja FFA V-Reinz 6,9 Detik, Kuntul Ditengah Sawah Bro!

Ninja FFA V-Reinz Racing, Macan Ditengah Sawah, Ayo Lawan Jangan Mau Kalah

OtoInfo.Id-“Ini Ninja FFA?,”tanya portal ini. “Kuntul ditengah sawal, betul nggak salah.Hehe,”celoteh Ari Setyawan punggawa V-Reinz Racing. Eh..eh..pandai bermain pantun dia. Ari yang biasa kalem dan serius, tiba-tiba punya selera humor. Pertanda hatinya bahagia, sama bahagianya juga Ninja FFA ini udah konstan di 6,9 detik.

Catatan yang menjanjikan untuk bertarung di kelas FFA (Free For All),”FFA sekarang main di 6,7-6,8 detik, tapi kalo setting di Klaten sudah konstan 6,9 detik, berani lawan-lah. Asumsinya setting di Klaten bisa selisi 0,1-0,2 detik,”nilai Benny Kimpling, juru cuap sekaligus pengamat balap karapan kondang tanah air. Sebagai pengamat, Kimpling paham peta kekuatan antar meakinik dan joki.

Baca Juga:   IDC 2023 Magelang (Seri 3): Apresiasi Spesial Pertama di Indonesia! 3 Terbaik 60 ft Dibawah 1,5 sec, Bos Yudha Ungkap Alasan Logis!

“Ini sebenarnya motor lama, tapi spek baru. Ninja TU 155 yang diupgrade jadi FFA 170 cc. Piston 63 mm, stroke up 1,1 mm, karbu reamer 41 mm. Paling utama, ini banyak ubahan di rangka by Eko Kayan,”sambung Gendon, manager tim V-Reinz Racing asal Magelang, Jateng. Ninja FFA ini bakal jadi penantang Ninja FFA OP27, Ninja FFA Sumber Agung dipentas IDC (Indonesia Drag Championship). Eko Kayan asal Magelang memang kondang jago bikin rangka. “Hasil garapannya detail dan rapi, kuat pada sambungan lasnya,”puji Ari yang memang langganan kerjasama dengan Eko Kayan.

Baca Juga:   Jelang Final Kawahara IRC IDC 2018 Wonosari : Tarung Ninja FFA, Patahkan Rekor 6,751 Detik?

Selain rangka,”Andalkan knalpot ABRT spek FFA. Hitungannya ada penyesuaian sesuai dengan kapasitas mesin dan porting eksos. Karakternya lembuh dibawah, tengah-atasnya powerfull,”kata Ari pada knalpot produk ABRT20. Itu knalpot yang ngehits dibalap karapan, AB Bendol selaku peracik pipa saluran gas buang itu punya pengalaman sebagai mekanik dan joki. Mantap!

Oh ya, Ninja FFA Sumber Agung yang dipacu Alvan Cebonk (Malang) seri pertama IDC lalu tembus 6,7 detik. Ninja FFA Sumber Agung hasil korekan Setyoko alias Penceng pernah diulas portal ini, /www.otoinfo.id/kawahara-irc-idc-drag-bike-2018-sstt-kepo-ninja-ffa-prk-6790-detik-nih-penceng-blak-blakan/.Seri perdana IDC beberapa waktu lalu masih podium ke-4 dengan best time 7,020 detik. Ada progress 6,9 detik, siap lawan seri 2 IDC nanti. Macan ditengah sawah, ayo lawan jangan mau kalah! Gass.. Wawan