Otoinfo.id-Fakta membuktikan bila korekan 2T garapan PRK (Penceng Racing Klaten) terbukti ampuh. Salah satu indikasinya adalah sukses mengantarkan Erwin Sredex ada di posisi puncak klasemen semantara kategori open gelaran bergengsi Kawahara IRC IDC tahun ini.
Sredek yang membela tim Bekantan Speed andalkan garapan PRK untuk spek 2T yakni Ninja STD, Ninja TU dan FFA (Free For All). Selain itu, Setyoko akrab disapa Penceng punggawa PRK kawal beberapa tim lain yakni M2M Speed Maumere, Taken, MBKW2.
Baca Juga : Drag Bike 2019 : Big Match STD PRK Vs MPK, Tarung 50 Juta ‘Raja’ Ninja STD
Penceng yang asli Klaten mengaku semua belajar secara otodidak,”Pertama kali belajar saat ikut tim OP27 milik Mas Taufik Ompong. 2T sudah jadi bagian penting dari perjalanan karierku,”kata Penceng yang sudah menorehkan best time alias catatan waktu terbaik 6,7 detik di FFA, 6,9 detik di Ninja TU, 7,0 detik di Ninja STD.
Atas dasar itu, PRK memang kerap jadi pilihan order tim-tim daerah. Penceng pun blak-blakan bilang open order,”Ninja STD kisaran 15-20 juta, Ninja TU 30-35 juta, FFA sekitar 32-38 juta untuk mesin aja,”beber Penceng saat jumpa di Kawahara IRC IDC Sragen (seri 3) beberapa waktu lalu. Minat? Hubungi langsung di 082137949707. Gass! Wawan
