Final Yamaha Sunday Race 2018 Sentul : Redam Keliaran Power R25, Sok RCB DB2 Line Kunci Richard Taroreh Sempurna Juarai Sport 250cc Pro!

Sok RCB Redam POwer Liar R25 Richard Raoreh

OtoInfo.Id-Richard Taroreh sudah menorehkan sejarah gemilang di Yamaha Sunday Race (YSR) 2018. Ia juara umum kelas Sport 250cc Pro Rider dengan 4 kemenangan dari 4 seri tahun ini. Tapi, di balik itu, ada satu kunci yang mengantar Richard jadi juara sempurna.

Kunci yang dipegang Richard agak unik. Pasalnya, kunci ini justru meredam tenaga besar Yamaha R25 hasil ramuan Achos Lalang, yang melebihi 43 DK. Kejutan power ekstra di R25 bernomor 179, 2 DK tiap seri, tidak bikin joki asal Manado yang besar di Jayapura itu terkejut-kejut.

Richard Taroreh (179), Redam Keliaran Power R25 dengan Sok RCB

Usut punya usut, Richard dan Achos, akui keliaran tenaga besar R25 diredam oleh peredam kejut RCB alias Racing Boy. “Setiap abis balap, saya minta Om Achos tambah tenaga lagi. Karena saya yakin pembalap dan tim lain juga memperbaiki mesin mereka,” buka Icad, sapaan akrab Richard.

Permintaan Icad jelas jadi pemacu buat Achos menunjukkan skilnya menggoreng mesin 2 silinder R25. “Tiap seri, minimal kita dapat tambahan tenaga sekitar 2 DK. Ini untuk menjaga supaya tetap berada di depan,” sambung mekanik asal Makassar itu.

Tim-Yamaha-Kaboci-Juara-Umum-YSR-2018-R25-Pro-oleh-Richard-Taroreh

Permintaan Icad dan tindakan Achos, jadi pekerjaan rumah buat teknisi RCB yang mensuport sokbreker ke tim Yamaha Yamalube FDR SSS NHK 549 Kaboci. “Tiap seri, Achos dan Icad selalu minta perubahan seting suspensi karena karakter mesinnya selalu berubah. Jadi, tugas saya, mencari keseimbangan antara kekerasan dan kelembutan dari setelan kompres dan rebound-nya,” sambut Zuheri Azmi, yang dipercaya meramu sokbreker RCB tipe DB2 Line di motor Icad.

Bang Goy (kiri), Fitur di sokbreker RCB DB2 Line Sudah Lengkap

Kesuksesan Zuheri Azmi mengerjakan ‘pe-er’-nya ini yang jadi kunci Icad bisa dengan santai melibas 13 tikungan sirkuit Sentul. “Untuk keperluan balap profesional, fitur di sokbreker RCB DB2 Line sudah lengkap. Kita tinggal memaksimalkan sesuai kebutuhan dan keinginan mesin dan pembalap. Sering kali, soal ini yang belum dipahami oleh para mekanik,” jelas pria paruh baya yang karib disapa Bang Goy itu.

Kerjasama pembalap, mekanik dan teknisi suspensi di tim Kaboci pun berbuah manis. Buat Achos, bikin mesin kencang adalah biasa. Untuk Icad, geber motor kencang adalah lumrah. “Di sini peran sokbreker RCB meredam tenaga R25 yang sudah besar jadi tidak liar saat masuk dan keluar tikungan. Saya harus mendengar masukan dari Icad soal kondisi motor di tiap tikungan untuk dapat setelan terbaik. Karena itu kunci dari kerja tim ini,” pungkas Bang Goy.

Alhasil, pengejaran Syahrul Amin, Rey Ratukore, dan Rafid Topan setiap seri YSR 2018, seperti sia-sia. Icad juara YSR kelas Sport 250cc Pro Rider dengan sempurna! Ones