Otoinfo.id – Honda, raksasa otomotif asal Jepang, baru saja mengumumkan langkah besar di pasar China yang semakin kompetitif. Perusahaan ini akan menghentikan produksi di dua pabrik mobil bensin yang ada di China, menyusul meningkatnya permintaan terhadap kendaraan listrik buatan China dan persaingan yang semakin ketat di pasar tersebut.
Saat ini, Honda memiliki enam pabrik di China. Dari jumlah tersebut, satu pabrik akan ditutup sepenuhnya, sementara pabrik lainnya akan menghentikan operasi untuk sementara waktu. Gabungan dari kedua pabrik ini memiliki kapasitas produksi mencapai 290 ribu mobil bensin per tahun, yang setara dengan 20% dari total kapasitas produksi Honda di China.
Sebagai langkah strategis, Honda berencana untuk meluncurkan dua pabrik baru khusus untuk produksi kendaraan listrik di China. Langkah ini diambil untuk memperkuat posisi mereka di pasar China yang sangat menjanjikan, sekaligus menghadapi persaingan yang semakin sengit.
Kondisi ini juga dirasakan oleh produsen mobil Jepang lainnya di China. Mitsubishi, misalnya, memutuskan untuk sepenuhnya keluar dari pasar China pada Oktober tahun lalu karena persaingan yang berat. Selain itu, Nissan juga tengah mengevaluasi ulang strateginya di China dan mempertimbangkan untuk menutup salah satu pabriknya.
Langkah Honda ini menunjukkan perubahan signifikan dalam strategi mereka di pasar global, menandakan pergeseran besar menuju kendaraan listrik sebagai respons terhadap tren dan tuntutan pasar yang berkembang pesat.
More Stories
Geely Buka Pre-Booking Starray EM-i di GIIAS Surabaya, Harga Mulai Segini
Jeep Grand Cherokee: SUV Premium dengan Performa Off-Road Tangguh
Jeep Wrangler: Ikon Off-Road dengan Desain Klasik dan Performa Tangguh