Grand Final MotorPrix 2018 Surabaya : QTT MP1, Raih Posisi Terdepan, Kete Ungkap Faktor Signifikan, Fadhil-Willy Siap Lawan!

Fitriansyah KeteLebih Berani Rebahan

OtoInfo.Id-Jadi catatan spesial rider Astra Motor Racing Team (ART) Yogyakarta, Fitriansyah Kete unggul signifikan di Qualifying Time TRial (QTT) alias kualifikasi MP1 atau 150 cc seeded. Ini satu dari enam kelas utama yang punya gengsi tersendiri dengan mengadu MX King Vs Sonic 150R. Kete-sapaan akrab rider senior asal Kalimantan dengan Sonic 150R korekan Haris Shakti Prabowo (MBKW2 Racing) sukses menempati pole potition dengan unggul 0,524 detik dibanding Dicky Ersa diposisi kedua. Dicky Ersa yang notabene rekan satu tim dengan Kete juga mencetak best time 45,600 detik sedangkan Kete 45,076 detik.

Sonic150R Fitriansyah Kete, di MP Purwokerto

Diposisi ketiga dan keempat ada R. Fadhil (Yamaha BKMS) dan Wilman Hammar (Yamaha Bahtera Racing). Fadhil dengan MX King Racetech meraih best time 45,708 detik sedangkan Wilman Hammar bersama MX King GDT Racing menorehkan catatan waktu 45,732 detik. Dipertarungan ini, Kete memang tanpa beban karena diklasemen akhir MP1 region Jawa hanya menempati posisi ke-5 dengan membawa poin 11 di Grand Final. Jadi menarik, Kete mengaku ada progres signifikan, ada gerangan?

R. Fadhil Runner MP Jawa Raih Posisi Start Ketiga

“Salah satunya dengan ban terbaru dari Pirelli dengan ukuran 100/80-17 (depan) dan 110/70-17 (belakang). Dengan tapak lebih lebar buat rebahan lebih nyaman dan akselerasi pun lebih mantap,”ungkap Kete pada Grand Final MotorPrix yang berlangsung di Sirkuit Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jatim (17-18/11). Adalah Pirelli Diablo Rosso Corsa II dengan tipe terbaru seperti yang diinfokan pada tulisan sebelumnya (BACA DISINI).

“Tipe terbaru ini secara kompon masih sama tapi dari sisi konstruksi ada perubahan. Bahan material kevlar aramid akan membuat struktur ban lebih kuat,”bisik Andreas Somawidjaja selaku Head Pirelli Tire Marketing PT. Astra Otoparts Tbk. Jadi pertanyaan dan tantangan adalah soal daya tahan yang akan diuji dalam pertarungan 25 lap. Kabarnya, ban itu disebar ke tim-tim yang disupport Pirelli khususnya kelas seeded.

Kiri : IRC Fasti1 di MX King Fadhil, Kanan : IRC Fasti1 Wilman Hammar

Menarik juga ditunggu performa IRC Fasti1 lewat R. Fadhil dan Wilman Hammar, keduanya adalah jawara region Jawa (Wilman Hammar) dan runner up (R. Fadhil) dikelas MP1. IRC Fasti1 dengan ramuan spesial itu memang terbukti kuasai klasemen akhir MP1 dan MP2 region Jawa. IRC Fasti1 diklaim punya keunggulan pada daya tahan sekalipun dengan temperatur yang ekstrim. So, mari kita tunggu siapa juara nasional di MP1 tahun ini? Wawan

Hasil Kualifikasi MP1