portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Notification
  • Home
  • Berita
    • Motor
    • Mobil
    • Nasional
    • Internasional
    • Teknologi
  • Racing
    • ARRC
    • Drag Bike
    • Motocross
    • MotoPrix
    • MotoGP
    • Racing Nasional
    • Road Race
  • E-paper
  • Product
    • Ban
    • Oli & Pelumas
    • Part & Aksesori
    • Review Produk
    • Produk Racing
    • Riding Gear
  • Elektrik
    • Charging
    • Hybrid
    • Mobil Listrik
    • Motor Listrik
    • Teknologi EV
    • Baterai
  • Bisnis
    • Brand
    • Dealer
    • Industri Otomotif
    • Investasi
    • Startup
  • Tips&Trik
    • Modifikasi
    • Perawatan
    • Safety Riding
    • Tips Mobil
    • Tips Motor
  • Komunitas
  • Agenda
JOIN OTOINFO WHATSAPP CHANNEL NOW !
Racing

Ziear Racing Team Turunkan 6 Pembalap di Java Race Championship Round 2 Surabaya, Siapa Saja Andalannya?

Racing

Sukses Gelar Balap Motor, IMI Bengkulu Sampaikan Terima Kasih kepada Polda dan Sponsor

Info

Moreno Soeprapto Apresiasi IMI Riau Jadi Tuan Rumah Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru

Racing

HJS Young Star Turunkan M. Faerozi dan Hafid Pratama di Surabaya, Siap Menggebrak Java Race Championship 2026!

Font ResizerAa
Otoinfo.idOtoinfo.id
  • Home
  • Berita
  • Racing
  • E-paper
  • Product
  • Elektrik
  • Bisnis
  • Tips&Trik
  • Komunitas
  • Agenda
Search
  • Home
  • Berita
    • Motor
    • Mobil
    • Nasional
    • Internasional
    • Teknologi
  • Racing
    • ARRC
    • Drag Bike
    • Motocross
    • MotoPrix
    • MotoGP
    • Racing Nasional
    • Road Race
  • E-paper
  • Product
    • Ban
    • Oli & Pelumas
    • Part & Aksesori
    • Review Produk
    • Produk Racing
    • Riding Gear
  • Elektrik
    • Charging
    • Hybrid
    • Mobil Listrik
    • Motor Listrik
    • Teknologi EV
    • Baterai
  • Bisnis
    • Brand
    • Dealer
    • Industri Otomotif
    • Investasi
    • Startup
  • Tips&Trik
    • Modifikasi
    • Perawatan
    • Safety Riding
    • Tips Mobil
    • Tips Motor
  • Komunitas
  • Agenda
Sign In Sign In
Follow US
Made by ThemeRuby using the Foxiz theme. Powered by WordPress
Info

Honda Dio 50cc Sultan Kedaton, Motor Mini Seharga Brio yang Bikin Heboh

Setiaji
By
Setiaji
11 Min Read
Honda Dio 50cc Sultan Kedaton, Motor Mini Seharga Brio yang Bikin Heboh
SHARE

Otoinfo – Apakah Anda pernah mendengar tentang Sultan Kedaton? Jika Anda adalah penggemar balap motor, Anda pasti tahu siapa dia. Sultan Kedaton adalah salah satu pembalap motor terkenal di Indonesia yang sering berlaga di berbagai ajang balap nasional maupun internasional. Namun, kali ini Sultan Kedaton tidak datang untuk balapan, melainkan untuk menunjukkan koleksi motornya yang sangat unik dan langka.

Contents
  • Honda Dio 50cc, Motor Mini yang Mahal
  • Mengapa Sultan Kedaton Membeli Motor Ini?
  • Sultan Kedaton Pamer Motor di Paddock Sentul Kecil
    • Apa Kelebihan dan Kekurangan Honda Dio 50cc?
      • Kelebihan
      • Kekurangan
  • Bagaimana Reaksi Publik Terhadap Motor Ini?

Honda Dio 50cc, Motor Mini yang Mahal

Sultan Kedaton membawa Honda Dio 50cc, sebuah motor mini yang diproduksi oleh Honda pada tahun 1988-1996. Motor ini memiliki desain yang lucu dan imut, dengan ukuran yang sangat kecil.

Meskipun begitu, motor ini memiliki performa yang cukup baik, dengan mesin 2-tak berkapasitas 49cc yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 5,2 hp. Motor ini juga dilengkapi dengan fitur-fitur canggih, seperti sistem injeksi bahan bakar, rem cakram depan, dan suspensi belakang monoshock.

Namun, yang membuat motor ini sangat spesial adalah harganya yang sangat mahal. Pasalnya, motor ini termasuk salah satu motor langka yang jarang ditemukan di pasaran.

Hanya ada sekitar 500 unit Honda Dio 50cc yang diproduksi di seluruh dunia, dan sebagian besar dijual di Jepang. Di Indonesia sendiri, hanya ada beberapa orang yang memiliki motor ini, salah satunya adalah Sultan Kedaton.

Menurut Sultan Kedaton, ia membeli motor ini dari seorang kolektor motor di Jepang dengan harga yang fantastis, yaitu sekitar Rp 200 juta. Ya, Anda tidak salah baca.

Motor mini ini harganya setara dengan mobil Honda Brio yang bisa Anda beli di dealer resmi. Tentu saja, harga ini tidak masuk akal bagi sebagian besar orang. Namun, bagi Sultan Kedaton, motor ini adalah salah satu harta karun yang sangat berharga.

Mengapa Sultan Kedaton Membeli Motor Ini?

Sultan Kedaton mengaku bahwa ia membeli motor ini karena alasan nostalgia. Ia mengatakan bahwa motor ini adalah motor pertamanya yang ia dapatkan saat masih kecil. Ia mendapatkan motor ini dari ayahnya yang juga seorang pembalap motor terkenal di masanya. Saat itu, ayahnya memberikan motor ini sebagai hadiah ulang tahun ke-10 bagi Sultan Kedaton.

Sultan Kedaton mengatakan bahwa ia sangat senang dan bangga memiliki motor ini. Ia sering mengendarai motor ini di sekitar rumahnya, bahkan kadang-kadang ia ikut balapan dengan teman-temannya. Ia mengatakan bahwa motor ini adalah awal dari karirnya sebagai pembalap motor. Ia belajar banyak hal tentang balap motor dari motor ini, seperti teknik mengemudi, perawatan mesin, hingga modifikasi.

Namun, kebahagiaan Sultan Kedaton tidak berlangsung lama. Suatu hari, motor ini dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab saat ia sedang bermain di taman. Sultan Kedaton sangat sedih dan kecewa. Ia mencari motor ini ke mana-mana, tetapi tidak berhasil menemukannya. Ia merasa kehilangan sesuatu yang sangat berarti baginya.

Sejak saat itu, Sultan Kedaton berjanji bahwa ia akan mencari dan membeli motor ini lagi, tidak peduli berapa harganya. Ia ingin memiliki kembali motor yang menjadi saksi dari masa kecilnya. Ia ingin merasakan kembali sensasi mengendarai motor ini, seperti saat ia masih kecil. Ia ingin mengenang kembali kenangan indah bersama ayahnya yang sudah meninggal.

Sultan Kedaton Pamer Motor di Paddock Sentul Kecil

Setelah bertahun-tahun mencari, akhirnya Sultan Kedaton berhasil menemukan motor yang ia cari. Ia menemukan motor ini di sebuah situs jual beli online di Jepang. Ia langsung menghubungi penjualnya dan menawar motor ini dengan harga yang sangat tinggi. Ia tidak peduli dengan harga, yang penting ia bisa mendapatkan motor ini.

Setelah melakukan transaksi, motor ini pun dikirim ke Indonesia dengan menggunakan jasa pengiriman khusus. Sultan Kedaton sangat senang saat menerima paket yang berisi motor ini. Ia langsung membuka paketnya dan memeriksa kondisi motor ini. Ia merasa sangat puas karena motor ini masih dalam kondisi yang sangat baik, seperti baru keluar dari pabrik.

Sultan Kedaton tidak sabar untuk mengendarai motor ini. Ia langsung menghidupkan mesinnya dan merasakan suara knalpotnya yang khas. Ia merasa seperti kembali ke masa kecilnya. Ia pun mengajak motor ini keliling kota, menikmati pemandangan dan udara segar. Ia merasa sangat bahagia dan bebas.

Namun, Sultan Kedaton tidak puas hanya dengan mengendarai motor ini sendirian. Ia ingin memamerkan motor ini kepada teman-temannya yang juga penggemar balap motor. Ia ingin membuat mereka iri dan kagum dengan koleksi motornya yang sangat unik dan langka ini.

Untuk itu, Sultan Kedaton membawa motor ini ke paddock Sentul Kecil, sebuah sirkuit balap motor yang terletak di Bogor, Jawa Barat. Di sana, sedang berlangsung sebuah acara balap motor yang diikuti oleh banyak pembalap motor dari berbagai daerah. Sultan Kedaton datang ke sana bukan untuk ikut balapan, melainkan untuk menunjukkan motor ini kepada teman-temannya.

Saat Sultan Kedaton tiba di paddock, ia langsung menarik perhatian banyak orang. Bukan hanya karena namanya yang sudah terkenal, tetapi juga karena motor yang ia bawa. Banyak orang yang penasaran dan heran melihat motor mini yang ia bawa. Mereka bertanya-tanya apa itu motor yang ia bawa, dan berapa harganya.

Sultan Kedaton pun menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka dengan bangga. Ia menjelaskan bahwa motor yang ia bawa adalah Honda Dio 50cc, sebuah motor mini yang sangat langka dan mahal. Ia juga menceritakan kisahnya tentang bagaimana ia mendapatkan motor ini, dan mengapa ia sangat menyayangi motor ini.

Banyak orang yang terkejut dan takjub mendengar cerita Sultan Kedaton. Mereka tidak percaya bahwa motor mini itu harganya seharga mobil Honda Brio.

Mereka juga tidak percaya bahwa motor itu adalah motor pertama Sultan Kedaton yang ia dapatkan dari ayahnya. Mereka merasa kagum dan iri dengan Sultan Kedaton yang memiliki motor yang sangat spesial ini.

Beberapa orang bahkan mencoba untuk menawar motor ini dari Sultan Kedaton. Mereka menawarkan harga yang sangat tinggi, bahkan ada yang menawarkan mobil atau rumah sebagai gantinya.

Namun, Sultan Kedaton menolak semua tawaran itu dengan tegas. Ia mengatakan bahwa motor ini tidak dijual dengan harga berapapun. Ia mengatakan bahwa motor ini adalah miliknya seumur hidup, dan tidak akan pernah lepas dari tangannya.

Sultan Kedaton adalah salah satu pembalap motor terkenal di Indonesia yang memiliki koleksi motor yang sangat unik dan langka, yaitu Honda Dio 50cc. Motor ini adalah motor mini yang diproduksi oleh Honda pada tahun 1988-1996.

Motor ini memiliki desain yang lucu dan imut, dengan ukuran yang sangat kecil. Meskipun begitu, motor ini memiliki performa yang cukup baik, dengan mesin 2-tak berkapasitas 49cc yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 5,2 hp. Motor ini juga dilengkapi dengan fitur-fitur canggih, seperti sistem injeksi bahan bakar, rem cakram depan, dan suspensi belakang monoshock.

Apa Kelebihan dan Kekurangan Honda Dio 50cc?

Honda Dio 50cc memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yang perlu Anda ketahui. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

Kelebihan

  • Motor ini memiliki desain yang unik dan menarik, yang membuatnya berbeda dari motor lainnya. Motor ini juga memiliki banyak pilihan warna, seperti merah, biru, hijau, kuning, hitam, dan putih.
  • Motor ini memiliki bobot yang sangat ringan, yaitu sekitar 60 kg. Hal ini membuat motor ini mudah untuk dikendalikan dan dimanuver, terutama di jalan yang sempit dan bergejolak.
  • Motor ini memiliki konsumsi bahan bakar yang sangat irit, yaitu sekitar 50 km/liter. Hal ini membuat motor ini hemat biaya dan ramah lingkungan.
  • Motor ini memiliki fitur-fitur canggih yang jarang dimiliki oleh motor sekelasnya, seperti sistem injeksi bahan bakar, rem cakram depan, dan suspensi belakang monoshock. Hal ini membuat motor ini memiliki performa yang baik dan nyaman untuk dikendarai.

Kekurangan

  • Motor ini memiliki harga yang sangat mahal, yaitu sekitar Rp 200 juta. Hal ini membuat motor ini hanya bisa dimiliki oleh orang-orang yang sangat kaya dan hobi koleksi motor.
  • Motor ini memiliki ketersediaan suku cadang yang sangat terbatas, karena motor ini sudah tidak diproduksi lagi oleh Honda. Hal ini membuat motor ini sulit untuk dirawat dan diperbaiki jika mengalami kerusakan.
  • Motor Honda Dio 50cc Sultan Kedaton ini memiliki kapasitas tangki bahan bakar yang sangat kecil, yaitu sekitar 3 liter. Hal ini membuat motor ini harus sering mengisi bahan bakar, terutama jika digunakan untuk jarak jauh.
  • Motor Honda Dio 50cc Sultan Kedaton ini memiliki kecepatan maksimal yang sangat rendah, yaitu sekitar 60 km/jam. Hal ini membuat motor ini tidak cocok untuk digunakan di jalan raya yang membutuhkan kecepatan tinggi.

Bagaimana Reaksi Publik Terhadap Motor Ini?

Motor mini yang dibawa oleh Sultan Kedaton ini mendapatkan reaksi yang beragam dari publik. Beberapa orang menganggap motor ini sebagai sebuah karya seni yang sangat indah dan berharga.

Mereka mengapresiasi keunikan dan langkanya motor ini, serta kisah inspiratif di baliknya. Mereka mengatakan bahwa motor ini adalah bukti dari kecintaan Sultan Kedaton terhadap balap motor dan ayahnya.

Namun, tidak sedikit pula orang yang menganggap motor ini sebagai sebuah pemborosan dan kesombongan. Mereka mengkritik harga yang sangat mahal dari motor ini, yang tidak sebanding dengan kualitas dan fungsinya.

Mereka mengatakan bahwa motor ini adalah contoh dari gaya hidup yang mubazir dan tidak bijaksana. Mereka mengatakan bahwa motor ini adalah simbol dari ketidakadilan dan ketimpangan sosial yang ada di masyarakat.

Sultan Kedaton sendiri tidak peduli dengan reaksi publik terhadap motor ini. Ia mengatakan bahwa motor ini adalah milik pribadinya, dan ia berhak untuk membeli dan memilikinya.

Ia mengatakan bahwa motor ini adalah salah satu cara untuk menghormati dan mengenang ayahnya, yang telah memberinya banyak pelajaran dan inspirasi dalam hidup. Ia mengatakan bahwa motor ini adalah salah satu sumber kebahagiaan dan kebanggaannya. Otoinfo

TAGGED:50ccbalapdiohondakedatonLangkaMahalminimotorSultan
Share This Article
Facebook Email Copy Link
Ziear Racing Team Turunkan 6 Pembalap di Java Race Championship Round 2 Surabaya, Siapa Saja Andalannya?
Racing
Sukses Gelar Balap Motor, IMI Bengkulu Sampaikan Terima Kasih kepada Polda dan Sponsor
Racing
Moreno Soeprapto Apresiasi IMI Riau Jadi Tuan Rumah Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru
Info
HJS Young Star Turunkan M. Faerozi dan Hafid Pratama di Surabaya, Siap Menggebrak Java Race Championship 2026!
Racing

BACA JUGA

Performa tidak Nanggung! Yamaha NMAX 'TURBO' 2024 Memang Lebih Kencang
Yamaha

Performa tidak Nanggung! Yamaha NMAX ‘TURBO’ 2024 Memang Lebih Kencang

By
Setiaji
18/06/2024
HomeInfoProfileRacing

Elzio Faeyza Setiyaji, Bintang Muda dari Gunungkidul, Tampil Menawan di Lenka Shaquille Cup Prix Seri 3

By
Fawwaz Rozin
07/11/2024
Ingin Tahu Lebih Banyak tentang Spesifikasi Honda Stylo 160
Info

Ingin Tahu Lebih Banyak tentang Spesifikasi Honda Stylo 160?

By
Setiaji
28/02/2024
Menggila di Trek MotoGP! Valentino Rossi Bongkar Rahasia Strategi Seru Bersama Bagnaia
Info

Menggila di Trek MotoGP! Valentino Rossi Bongkar Rahasia Strategi Seru Bersama Bagnaia

By
Wawan
11/12/2023
CB350 RS Cafe Racer, Motor Terbaru 2023 dari Honda dengan Tampilan Modis
Honda

CB350 RS Cafe Racer, Motor Terbaru 2023 dari Honda dengan Tampilan Modis

By
Setiaji
20/11/2023
Wuling Binguo EV 2024 Lebih Murah Ini Alasannya!
Info

Wuling Binguo EV 2024 Lebih Murah: Ini Alasannya!

By
Setiaji
03/01/2024

OTOINFO MEDIA GROUP

Satu jaringan media untuk berita otomotif, balap motor, informasi daerah, dan konten digital Indonesia.

Ikuti Media Sosial Kami

Instagram Otoinfo Instagram Info Media Instagram Kabaroto Instagram Opini Banjarnegara TikTok Otoinfo TikTok Opini Banjarnegara YouTube Otoinfo Facebook Otoinfo Facebook Opini Banjarnegara

Jaringan Website

OTOINFO.IDPortal otomotif dan balap KABAROTO.IDBerita otomotif OPINI JATENGInformasi dan opini daerah

Otoinfo

Informasi & Kemitraan

  • Tentang Otoinfo
  • Pasang Iklan
  • Kontak Redaksi
  • Media Patner

Kanal Otoinfo

  • Home
  • Racing
  • Product
  • Berita
  • Tips&Trik
  • Komunitas
  • Agenda

informas Redaksi

  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Otoinfo Network

  • Opinibanjarnegara
  • Otoinfo.id
  • Kabaroto.id
  • Opinijateng.com
  • Rajabalapotomotif.com

© 2026 Otoinfo.id | Pusat Informasi Otomotif Indonesia. All Rights Reserved.

Hubungi Redaksi
otoinfo.id - 2018
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?