HOT INFO : IMI JATENG ‘MELARANG’ LATBER DAN FUN RACE, TANYA KENAPA?

GDS Fun Drag Bike-Tetap Jalan?

OtoInfo.Id-Maraknya gelaran latber alias latihan bareng atau semacam fun race di Jateng direspon oleh IMI Jateng. Lewat keputusan Rakorbid Olahragra Pengrov IMI Jateng 2018 kegiatan latber dan fun race sudah tidak diizinkan lagi, meskipun untuk pelaksanaannya diluar hari Sabtu-Minggu. Segala kegiatan olahraga balap motor harus melalui proses pengurusan sesuai standart pengajuan event dan harus menggunakan juri dan pimpinan lomba berlisensi , kemudian akan dikeluarkan rekomendasi pelaksanaan dari Pengrov IMI Jateng.

sumber : Facebook Denni Adhyasta

Oleh satu penggiat latber di Jateng, Benny Kimpling yang juga juru cuap kondang,”Yup, hari ini saya sudah ada komunikasi dengan kabid roda dua IMI Jateng bahwa keputusan itu udah sah dan efektif diterapkan per Maret,”ujar Kimpling yang dikuatkan juga oleh Anas Riswanto dari biro dragbike IMI Jateng,”Ceritanya agak panjang sebetulnya, kasarnya bungkusnya latber tapi didalamnya lomba,”sahut Annas.

Baca Juga:   MotorPrix 2019 : Siap Pertahankan Prestasi, Ini Formasi Terkini PRS!

Kontan keputusan ini memberi reaksi dari nitizen seperti dikutip di laman facebook akun Denni Adhyasta,”Walah..latihan saja pakai juri,”komentar Agus Prasetyo. “Fun race/latber harusny bisa jadi semacam paud/tk dalam roadrace sblm turun d kejurda dan level d atasnya,”sahut Denni Adhyasta. Disoroti pula oleh akun M Zakky Alam Akbar bahwa dengan dilarangnya latber atau fun race membuka peluang balap liar makin marak. “Harus cari solusi yang tepat, kita punya rencana yang baik daripada mereka liaran dijalan,”komentar Agung Setyawan, penggagas utama GDS Fun Drag Bike, ajang latber yang sudah terbukti menghasilkan talenta jempolan.

Baca Juga:   Reza Reynaldi Tampil Istimewa di Sumber Production Cimahi, Konsisten di Jalur Juara!

“Hehe..itu kan kebijakan dan pasti udah ada pertimbangan yang arahnya menuju kemajuan otomotif to,”nilai Drs. Lilik Kusnandar, dedengkot otomotif yang bersama Ir. Dedi Satria Budiman dan Joko Pujiono mulai menjalankan agenda latber di sirkuit PRPP, Tawangmas, Semarang, Jateng.“Tak hanya dragbike dan road race, grasstrack pun makin ramak ajang latber. Beberapa diantaranya memang kurang memperhatikan faktor safety da nada hadiah uang pembinaan. Tapi toh, keputusan ini berlaku untuk semua. Untuk GDS Fun Drag Bike tetap akan jalan seperti biasanya, tinggal mendatangkan juri aja,”tegas Benny Kimpling.

Baca Juga:   ARRC 2020 (Seri 1) Sepang: Duo Motul Manual Tech Racing Team Perkasa di Race 2 AP250, AM Fadly yang Juara