Jeany Harmono: Siap Perjuangkan Kelas wanita di PON 2024

Jeany Perjuangkan Kelas Wanita Untuk PON 2024

Otoinfo.id – Kalau mendengar nama Jeany Harmono pasti sudah tidak asing lagi, di kalangan balap motor namanya memang terbilang banyak dikenal di era tahun 2000 dimana dirinya menjadi satu-satunya pembalap wanita di dunia road race.

Meski diputuskan untuk pensiun sudah lama, Jeany sendiri masih belum bisa move on dari dunia yang membesarkan namanya. Saat ini dirinya sudah menjavat sebagai Direktur di Women In Motorsport (WIM) Indonesia.

“Semuanya suatu kebetulan, dan kebetulan juga saya diberi tugas sebagai Direktur di WIM untuk membina pembalap wanita Indonesia,” bilangnya saat ditemui di kejurprov Jatim minggu lalu.

Baca Juga : Usia 65 Tahun Masih Sanggup Podium? Ini Resep Legenda Balap H. Momo Harmono

Jeany Bakal Perjuangkan Kelas 150cc Khusus Wanita Di Musim Ini

Dari awal terjun balap, Jeany ingin pembalap wanita bisa turun di jenjang yang lebih layak bukan hanya balap tarkam saja.

Dan itu dibuktikannya melalui WIM dan tahun 2018 dirinya terpilih untuk pembentukan PON, dan secara kebetulan juga Jeany mendapat tawaran untuk mengadakan kelas wanita di PON 2020 ini.

“Saat itu sudah ada tawaran, tapi sayangnya data saya tidak ada. Sebenarnya ada data pembalap wanita, hanya saja di kelas matic sedangkan PON hanya ada kelas bebek 150 cc. Itu yang menjadi PR bagi saya yang harus terpenuhi supaya cita-cita pembalap wanita ke jenjang yang lebih bagus,” ungkap anak dari H Momo Hamono ini.

Nah, di musim balap 2020 inilah dirinya mulai mencoba mengadakan kelas 150 cc khusus wanita supaya data tentang pembalap wanita semakin banyak peminatnya.

Baca Juga : Jelang YSR 2019 (Seri 3): COIN Hadirkan Pembalap Wanita, Juga Bawa Belasan Pembalapnya

“Tinggal tunggu event yang bakal berjalan sih, beberapa waktu lalu ada informasi sudah ada yang mengadakan kelas 150 cc khusus wanita. Info nya sudah ada 12 starter yang turun, itu langkah bagus dan nantinya mungkin kelas tersebut diadakan ECU standar saja supaya tidak terlalu berat,” imbuhnya.

Pengumpulan Data Untuk Persyaratan Masuk PON 2024

Yap, jika kelas 150cc ECU Standar khusus wanita dibuka itu ditujukan supaya tidak memberatkan pembalap dengan ubahan motor yang tidak terlalu menghabiskan banyak dana.

“Toh nantinya di PON untuk kelas tersebut juga menggunakan ECU standar dan tidak banyak ubahan juga,” paparnya lagi.

Nantinya, dengan berjalannya kelas tersebut diharapkan Jeany masih banyak waktu untuk kembali mengusulkan adanya kelas wanita di PON 2024 mendatang.

“Masih banyak berharap semoga semua pihak bisa membantu saya mengumpulkan data, sehingga nantinya jelang PON 2024 sudah bisa menunjukkan data jika pembalap wanita sudah siap turun,” tutupnya. ATH