Jelang Trial Game Asphalt 2019 Yogyakarta (Seri 3) : Perebutan Poin Di Kandang Juara Bertahan, Doni Tata Tak Ingin Lepas Tahta!

Otoinfo.id – Ajang balap supermoto paling bergengsi bertajuk Trial Game Asphalt 2019 akan memasuki putaran ketiga dari lima putaran yang dijanjikan tahun ini. Usai Boyolali (23/2) dan Purwokerto (22/6), persaingan sengit dipastikan tersaji di Sirkuit Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, 21 September mendatang. Catat tanggalnya!

Kejuaraan supermoto paling bergengsi ini diinisiasi 76 Rider. Animo para penggila balap supermoto ini memang luar biasa. Bukan para pembalapnya saja, namun para penonton pun selalu ada peningkatan dari tahun ketahun.

Baca Juga : Fix Kerjasama! AHRS Racing Product Bakal Launching Di Jaharun Circuit, Big Sale Sampai 70%

Hal itu di katakan Mario CSP dari 76 Rider selaku penyelenggara Trial Game Asphalt, mengapresiasi tingginya animo pegila balap supermoto terhadap Trial Game Asphalt. Dalam tiap seri gelaran selalu ada peningkatan dari sisi partisipasi pebalap maupun jumlah penonton.

Di kelas utama FFA 250, animo penggila balap supermoto bakal tertuju pada tiga rider yang nongkrong di papan atas klasemen. Farudilla Adam tentu tak rela posisinya di puncak klasemen digeser oleh Tommy Salim yang berada di posisi kedua. Sementara juara bertahan Trial Game Asphalt, Doni Tata, dijamin bakal gaspol untuk mendongkrak posisinya dari urutan ketiga.

Baca Juga : Jaharun Centre & Circuit (Sumut) : Sirkuit MX Dan GTX Punya Fasilitas Lengkap

Sebagai Juara Umum Trial Game Asphalt dua tahun berturut-turut, Doni Tata tak ingin tahtanya tahun ini lepas. Race di Yogyakarta yang merupakan kandang sang juara bertahan akan jadi momentum terbaiknya mengamankan posisi. Tak main-main, mantan pebalap GP Moto 2 ini pasang target tinggi di semua laga tersisa.

“Saya berusaha untuk tampil all out di Yogya. Target saya bisa sapu bersih podium FFA 450 dan 250. Karena tahun ini saya sama sekali belum menduduki peringkat pertama di semua kelas. Saya fokus melibas semua race tersisa, di Yogyakarta, Malang, dan Semarang. Semua harus nomor satu,” ujar Doni Tata

Baca Juga : Aprilia Jual Supermoto 125 cc Hanya Rp 52 Juta

Kerasnya atmosfir balapan di Trial Game Asphalt tahun ini juga diakui Doni Tata. Imbasnya, catatan waktu rider kelahiran Sleman ini sempat kendor di dua seri awal. Saat ini Farudilla Adam memimpin klasemen dengan 97 poin disusul Tommy Salim dengan 87 poin. Sementara Doni bertengger di posisi ketiga dengan 84 poin.

“Persaingan TGA tahun ini makin kompetitif. Selain banyak rider top, tim-tim juga lebih fokus meriset motornya. Makin kencang tahun ini dibanding tahun-tahun sebelumnya. Intinya tim-tim jauh lebih siap,” paparnya.

Baca Juga : Kabar Duka, Tjahyadi Gunawan Meninggal Dunia, Promotor Event Spektakuler

Pembalap kelahiran Sleman ini pun tak mau ketinggalan dalam urusan kesiapan tunggangan. “Utamanya meningkatkan performa mesin. Selama ini motor saya agak kurang kompetitif di 250. Mudah-mudahan riset selama off season ini bisa membuahkan hasil bagus di seri ketiga ini,” tutur Doni.

Akankah Doni Tata sang juara bertahan dua tahun berturut-turut ini mampu mempertahankan tahtanya di Trial Game Asphalt 2019 Putaran ketiga nanti? Ya, kita lihat saja aksinya di Sirkuit Stadion Mandala Krida, Yogyakarta 21 September mendatang. Jangan sampai ketinggalan! Taufik