Otoinfo.id – Joan Mir dinobatkan sebagai juara dunia musim 2020 setelah finish ke-7 di MotoGP Valencia, Minggu (15/11). Mir mengunci gelar dengan keunggulan poin dari rivalnya.
Jalannya race juga berlangsung penuh drama. Mir start dari urutan 12, sedangkan rivalnya Quartararo yang ada di urutan kedua klasemen saat itu start didepannya. Namun dipertengahan putaran, pembalap bernomor 20 itu crash dan mundur dari balapan.
Pada saat balapan, Mir mencoba main tenang. Mir tidak ngotot dan tidak mendorong untuk raih podium maupun kemenangan. Yang penting Mir poinnya unggul dan bisa kunci gelar juara dunia.
Baca Juga : MotoGP Valencia 2020: Joan Mir Kunci Gelar Juara Dunia, Morbidelli yang Menang
Oh ya, ternyata Mir memang sudah punya cita-cita tersebut sejak dini. Pada saat Mir masih berusia 10 tahun, dia sudah mulai memikirkannya dan sudah mulai memperisapkannya. “Ya, itu adalah sesuatu yang saya perjuangkan sepanjang hidup saya, sejak saya berusia 10 tahun,” katanya.
“Saya memiliki mimpi ini dalam pikiran saya dan saya tidak berhenti sampai saya mendapatkan gelar ini, jadi apa yang bisa saya katakan? Sejujurnya saya tidak mengharapkan karena saya mengharapkannya di masa depan, tetapi kami memiliki gelar juara dunia dan itu milik kami!,” ucap Mir dengan nada bahagia.
Mir memang masih belum berkata-kata. Dia menganggap ini sebagai mimpi yang datang terlalu cepat. Bahkan gelar tersebut datang ketika Mir baru saja masuk musim kedua di MotoGP.
Baca Juga : MotoGP Valencia 2020: Start ke-12, Joan Mir Tidak Panik
Saat ditanya apa yang akan Mir katakan jika dia diberitahu bahwa dia akan jadi juara dunia MotoGP 2020 pada saat debut awalnya di musim 2019 lalu, Mir menjawab itu gila.
“Ya, saya katakan Anda gila! Tapi balapan demi balapan, tahun demi tahun saya cepat dan terbiasa dengan GSX-RR, dan ini membuat perkembangan saya cepat yang merupakan kunci untuk memenangkan gelar di tahun kedua,” pungkasnya. Aji
