Kawahara IRC IDC 2018 Karanganyar (Seri 2): IRC Speed King, ‘Eat My Dust’ Rasa Tempoyak!

IRC Speed King Tetap Kompetitif : Foto IG Jhendra Peking

OtoInfo.Id-Apa hubungannya tempoyak dengan ban IRC Speed King dan IRC Eat My Dust? Jawabnya sama-sama fenomenal. Belakangan tempoyak makin kondang dikalangan pelaku balap. Itu lantaran Dodiyanto selaku Marketing & Product Development PT Gajah Tunggal Tbk dan juga dikenal dekat dengan semua lapisan pelakon balap, sukses mempropagandakan tempoyak. Brosit paham kan yang dimaksud tempoyak? Itu lho olahan durian yang difermentasi dengan aroma menyengat dan rasa yang khas.

Mang Dodi-Peracik Eat My Dust Rasa Tempoyak Foto : IG : Dodiyanto

Nah, ban IRC Eat My Dust juga pernah fenomenal dilintasan trek lurus 201 M alias drag bike. Ban IRC produksi Thailand itu selalu jadi rujukan tim dan joki papan atas. Pastinya, dipilih karena kualitas dengan coumpond dan kosntruksi spesial. Belakangan, IRC Speed King yang merupakan produksi dalam negeri mulai menggantikan IRC Eat My Dust. “Harga terjangkau, kualitas juga sama hanya beda negara yang produksi aja,”ujar Mang Dodi-sapaan akrab pria asal Lubuklinggau, Sumsel. Wow! Layaknya, tempoyak yang khas kuliner nusantara, IRC Speed King juga juga makin menusantara di event-event drag bike tanah air.

IRC Speed King, Eat My Dust Rasa Tempoyak

Terkini bisa dilihat pada gelaran Kawahara IRC IDC seri 2 yang berlangsung di Sirkuit Alun-Alun Karanganyar, Solo, Jateng (13/5) lalu. Pastinya, hajatan yang digarap oleh Erdeve Racing Organizer Indonesia) ini adalah event bergengsi yang diikuti oleh joki dan tim T.O.P tanah air. Korekan terbaik mekanik spesialias trek lurus wajib unjuk gigi dievent ini. Oh ya, IRC meruapakan salah satu sponsor dalam event ini,”Jadi regulasi untuk 2018 ban wajib IRC Speed King untuk depan-belakang dikelas 1 sampai 3 sedang di kelas 4 sampai 8 bebas mau depan atau belakang, kelas 1 adalah Sport 2T TU 155cc, kelas 2 Bebek 4T TU 200cc, dan kelas 3 Matic TU 200cc Kawahara, jadi selain kelas yang disebut tadi untuk wajib ban IRC Speed King-nya bebas bisa di depan ataupun di belakang, “papar Deon, juru sibuk EROi ini. Oh ya, untuk ukuran IRC Speed King yakni depan 50/90-17, belakang 60/80-17 dan 70/80-17.

Compound dan Kosntruksi Sama Dengan Eat My Dust (Thailand)

Mewajibkan pakai ban sponsor di event bergengsi macam IDC (Indonesia Drag Championship) bukan hal mudah. Joki bakal protes keras bila secara kualitas tidak memenuhi harapan mereka,”Faktanya, regulasi ini bisa diterima dan catatan waktu mereka kompetitif meski dengan ban lokal dengan kualitas import. Terlebih secara harga pun lebih merakyat seperti tempoyak,”komentar Benny Kimpling, race commentator yang juga pengamat drag bike. Tuh, best time seri ini tembus 6,8 detik dengan IRC Speed King pada Ninja TU yang dipacu Adi S Tuyul. Sedap! Wawan