Konsisten Cetak Gelar Jawara, Yamaha Bahtera Racing Memang Cetar Membahana!

Skuad Yamaha Bahtera Racing, Absen OnePrix?

OtoInfo.Id-Fakta membuktikan kalo tim besutan Novi Endaryono ini memang cetar membahana alias bukan tim biasa yang minim prestasi tapi banyak sensasi. Cetar membaha yang dipopulerkan artis papan atas Syahrini dalah ungkapan yang punya makna untuk menggambarkan sesuatu yang oke banget. Terkini, skuad asal Tulungagung, Jatim yang kondang dengan sebutan Kota Marmer sakses cetak tiga gelar dengan Wilman Hammar dan Wahyu Nugroho di kancah balap Kejurnas MotorPrix region Jawa. Wilman Hammar di dua kelas seeded MP1 (150 cc) dan MP2 (125 cc) sedangkan Wahyu Nugroho pada kelas MP5 (150 cc) pemula B. Raihan prestasi itu melengkapi daftar gelar juara yang konsisten dicetak sejak 2012. Wow!

“Ya, mulai dari 2012 (MP2), 2013 (MP2&MP4), 2015 (MP3&MP4), 2016 (double sport 150 & 250), 2017 juara nasional MP2 dan 2018 ini tiga gelar sekaligus MP1, MP2 dan MP5,”bangga Mas Novi-sapaan karib komandan tim dengan gaya yang khas dan tak kalah cetar. Adalah Yoga AP (2012), Sulung Giwa dan Galang Hendra (2013), Dicky Ersa dan Daffa KP (2015), Syahrul Amin (2016), 2017 (Rafid Topan) rider pencetak gelar selain Wilamn Hammar dan Wahyu Nugroho pada tahun ini. “God Is The Ultimate itu kuncinya bahwa Allah lah yang paling utama,”tegas Mas Novi soal kiat sukses tim yang digawanginya.

Novi Endaryono (pakai topi) dan Perwakilan dari Yamaha

 

Tagline ‘Man Jadda Wa Jadda’ menginspirasi segenap potensi tim untuk senantiasi berusaha optimal. “Man Jadda Wa Jadda itu spirit tim bahwa barang siapa yang bersungguh-sungguh dalam usaha niscaya akan menuai hasilnya,”lanjut Mas Novi. Formasi tim, riset dengan dukungan sumber daya yang ada, fight disetiap race adalah usaha-usaha yang ditempuh. Hasilnya pun tak semudah yang dibayangkan, “Persaingan makin kompetitif, faktor kemenangan tak semata dari power motor dan skill rider. Terkadang kekuatan moral tim-lah yang utama, itulah arti penting membangun semangat kekelurgaan dalam tim,”timpal Widya Krida Laksana akrab disapa GDT, chief mechanic yang setia mengawal dari awal kiprah tim ini.

Wilamn Hammar, Novi Endaryono dan Perwakilan dari NHK

“Terjun dalam kompetisi balap proffesional itu layaknya lari estafet, perjalanan waktu-lah yang akan membuktikan kesolidan tim. Berkat dukungan dari para sponsor, do’a segenap warga khususnya Jatim, memotivasi kami untuk terus mencetak prestasi,”tukas Mas Novi. Teruslah mencetar dan membahana! Wawan