Kustomfest 2019 Yogyakarta : Pajang Mesin Pesawat Tempur Era Perang Dunia Ke-2 “Rolls Royce Packard V-1650 Merlin Engine”, Inilah Sejarahnya!

Rolls Royce Packard V-1650 Merlin Engine

Otoinfo.id – Pada gelaran kontes modifikasi terakbar di Indonesia berjuluk Kustomfest 2019 yang berlangsung di Jogja Expo Center (5-6/10), terpampang jelas sebuah mesin pesawat tempur legendaris yang punya sejarah pada era Perang Dunia ke 2. Rolls Royce Packard V-1650 Merlin Engine namanya.

Mesin Pesawat Tempur Era Perang Dunia Ke-2

Itulah mesin legendaris yang digunakan Sekutu di beberapa varian pesawat tempur dan bomber legendaris di era Perang Dunia ke 2. Nama besar mesin ini di dunia penerbangan tidak perlu dipertanyakan lagi dan dipungkiri kehebatannya sekaligus jadi salah satu karya engineering terbaik sepanjang masa.

Baca Juga : Flat Track Race Kustomfest 2019 : Beringas Di Kelas FFA Horizontal Engine, Dhany Kusuma Jati Asal Jogja Raih Podium Pertama!

Merlin Engine bahkan disebut-sebut memiliki kontribusi yang cukup besar dalam kemenangan pihak Sekutu pada Perang Dunia ke 2. Tercatat 160.000 unit Merlin Engine berhasil diproduksi untuk keperluan militer oleh Rolls Royce di era Perang Dunia ke 2.

Merlin Engine menerbangkan pesawat Hawker Hurricane, Supermarine Spitfire, De Havilland Masquito, Avro Lancaster (bomber) dan P-51 Mustang. Di P-51 Mustang, Merlin Engine menunjukkan kehebatannya sekaligus kedigdayaannya di udara. Hal tersebut menjadikan P-51 Mustang sebagai pesawat tempur terhebat dan ampuh pada saat itu.

Baca Juga : Kustomfest 2019 (Yogyakarta) : Royal Enfield Luncurkan Motor Kustom Caferacer Berbasis Continental GT 650, Ini Tampilannya!

Di pertempuran udara legendaris Battle Of Britain, pesawat Hunter Hurricane dan Supermarine Spitfire berhasil menangkal gempuran skuadron udara milik Nazi, Luftwaffe. Luftwaffe ini bukan sembarang skuadron udara, di dalamnya terdapat banyak pilot tempur berpengalaman sekaligus mempunyai catatan Ace yang sangat gemilang.

Rolls Royce Packard V-1650 Merlin Engine

Saking hebatnya, Merlin Engine mampu melakukan dog fight (pertempuran udara antar pesawat tempur) baik di low-altitude dog fight (ketinggian minimum) maupun high-altitude dog fight (ketinggian maksimum).

Baca Juga : Kustomfest 2019 (Yogyakarta) : Elders Company Luncurkan Helm Terbaru ‘Classic’ Helmet Bersertifikasi SNI, Harga?

Saat Battle of Britain, Merlin Engine yang biasa bertempur di high-altitude dengan mudah meladeni dan membuat berantakan strategi skuadron udara Luftwaffe yang memakai strategi menyerang lewat low-altitude.

Merlin Engine yang dirilis tahun 1935 merupakan karya masterpiece terakhir Henry Royce, sang pendiri Rolls Royce, sayang masterpiece ini tidak sempat dinikmatinya karena ia telah lebih dulu wafat pada tahun 1933.

Baca Juga : Kustomfest 2019 (Yogyakarta) : Back To The Roots, Gairah Modifikasi Para Builder Tanah Air!

Mesin Merlin adalah pengembangan dari mesin “R”  yang digunakan oleh kapal laut terhebat masa itu yakni kapal “supermarine S.6B”. Kini Merlin menjadi mesin pesawat piston terbaik yang pernah dibuat, bahkan hingga saat ini tidak ada yang pernah bisa menandingi di kelasnya.

SPECIFICATIONS :
Rolls-Royce Merlin I
Rilis :1935
Jumlah Silinder :12
Konfigurasi :Vengine, pendingin air
Tenaga :1.030 HP
RPM :3000
Kapasitas Mesin :1650cu. in.
Berat : 600kg