Otoinfo.id – Meski tampil dominan di hari pertama MotoGP Prancis 2025, Marc Marquez memilih untuk tetap tenang dan tidak larut dalam euforia. Pembalap Ducati Lenovo itu tampil luar biasa di dua sesi pembuka, namun menyatakan bahwa ia belajar dari pengalaman pahit di seri sebelumnya.
MotoGP Prancis menjadi seri keenam musim ini dan digelar di Sirkuit Bugatti, Le Mans, pada 9–11 Mei 2025. Marquez menunjukkan potensi besar dengan mencatatkan waktu tercepat di sesi latihan bebas pertama (FP1) dan juga sesi practice. Meski begitu, ia tetap berhati-hati dalam menyikapi hasil tersebut.
Baca Juga: Hasil FP1 MotoGP Prancis 2025: Marc Marquez Kuasai Latihan Bebas dengan Waktu Tercepat
Belajar dari Dua Seri Sebelumnya, Marquez Lebih Waspada
Marc Marquez menyampaikan bahwa dirinya tidak ingin mengulangi kesalahan seperti yang terjadi di MotoGP Amerika Serikat (Austin) dan MotoGP Spanyol (Jerez). Di dua seri itu, Marquez tampil sangat kuat di hari Jumat dan Sabtu, namun gagal meraih hasil maksimal saat balapan utama.
Ini Baru Hari Jumat, Masih Ada Banyak Variabel
Dalam wawancaranya yang dikutip dari Crash.net, Marquez mengungkapkan, “Tahun ini, waktu lap pada hari Jumat sangat cepat dan beberapa rekor sudah dipecahkan. Tapi itu tidak menjamin apa pun. Ini baru hari Jumat.”
Ia juga menekankan bahwa perubahan kondisi lintasan atau cuaca bisa sangat memengaruhi performa. “Besok (Sabtu), saya yakin jika suhu mendukung, waktu bisa lebih cepat lagi di sesi kualifikasi. Tapi yang terpenting adalah feeling saya terhadap motor sudah positif,” imbuhnya.
Performa Marc Marquez di Le Mans Makin Konsisten
Di sesi FP1, Marquez mencatat waktu 1 menit 30,764 detik dan unggul hampir setengah detik dari Brad Binder (Red Bull KTM). Ia menggunakan sasis terbaru Ducati Desmosedici GP25 yang disebut-sebut menjadi faktor utama di balik kecepatannya.
Adaptasi dengan Sasis Baru Berjalan Mulus
Performa apik Marquez tidak hanya terjadi sekali. Di sesi practice, ia kembali menjadi yang tercepat dengan catatan waktu yang sangat konsisten. Ini menunjukkan bahwa ia mulai benar-benar menyatu dengan motor Ducati setelah bergabung pada awal musim 2025.
“Motor ini mulai terasa seperti bagian dari saya,” kata Marquez dalam sesi media usai practice. “Tapi tetap saja, semuanya bisa berubah saat race day.”
Persaingan Masih Terbuka, Banyak Rider Mengancam
Meski unggul di sesi awal, Marquez menyadari persaingan masih sangat terbuka. Brad Binder dan Alex Marquez tampil cukup cepat dan bisa saja menyulitkannya di sesi kualifikasi atau balapan. Selain itu, Francesco Bagnaia dan Fabio Quartararo juga berpotensi menjadi ancaman jika menemukan ritme mereka.
Target Realistis, Hindari Crash
Marquez menegaskan bahwa target utamanya adalah menyelesaikan balapan dengan hasil maksimal, bukan hanya tampil cepat di sesi latihan. “Kami ingin stabil dan kompetitif hingga akhir balapan. Tidak ada gunanya cepat di hari Jumat jika tidak bisa finis di Minggu,” katanya.
Dengan pendekatan yang lebih hati-hati namun tetap kompetitif, Marc Marquez berpotensi merebut kemenangan perdananya musim ini—selama ia bisa menjaga ritme dan menghindari insiden yang tidak diinginkan.


