Otoinfo.id – Balapan MotoGP Portimao menyuguhkan momen yang dramatis dan menegangkan. Salah satu momen yang menjadi sorotan utama adalah insiden terjatuhnya Pecco Bagnaia dan Marc Marquez secara bersamaan.
Dalam sudut pandang Marc Marquez, insiden tersebut merupakan kejadian yang mengecewakan. Menurut pernyataan resminya setelah balapan, Marquez menyatakan bahwa Bagnaia terlalu memaksakan diri, yang pada akhirnya menyebabkan keduanya tersungkur keluar lintasan.
Marquez merasa bahwa Bagnaia telah melakukan manuver yang terlalu agresif. Hal ini mengakibatkan kontak antara keduanya yang tak terhindarkan, menyebabkan mereka berdua kehilangan kendali atas motor mereka jelang beberapa lap menuju finish.
“Dia ingin masuk ke dalam tanpa memperhitungkan bahwa saya akan tutup. Tidak perlu melakukannya secara agresif. Sebaliknya dia memutuskan ya dan konsekuensinya adalah dua pembalap Ducati finis dengan nol poin. Untungnya, tidak ada yang terluka,” ujar Marc dari Corsedimoto.
Bagi Marquez, insiden tersebut merupakan pukulan yang sulit diterima. Apalagi menurut Marc, persaingan antara dirinya dan Bagnaia hanya memperebutkan posisi kelima dan keenam. Jika saja tidak terjadi insiden seperti itu, maka mereka berdua dipastikan mendapat poin penting untuk klasemen.
More Stories
Sprocket Gir Koizumi Dipercaya Tim Yamaha RRS dan Yamaha LFN di ARRC Mandalika, Andalkan Kekuatan dan Desain Kokoh
Pembalap Indonesia Kuasai FP2 UB150 ARRC Mandalika, Fahmi Basam Tempel Ketat di Posisi Kedua
Robby Sakera Tercepat di FP2 ARRC Mandalika, Yamaha R3 Spek Terbaru Makin Jos