Marc Marquez: Si Bintang MotoGP yang Kembali Bersinar dan Masa Depannya yang Misterius

Marc Marquez Si Bintang MotoGP yang Kembali Bersinar dan Masa Depannya yang Misterius

Otoinfo – Marc Marquez, nama yang tak asing lagi di jagat MotoGP, kembali menjadi sorotan utama.

Keberhasilannya kembali bersaing di puncak, ditambah dengan performa yang semakin memukau, membuat banyak orang penasaran akan langkahnya selanjutnya.

Namun, ke mana langkah sang superstar akan membawanya musim depan? Itu adalah pertanyaan besar yang tengah menggema di dunia balap.

Kontrak Satu Tahun dengan Gresini Ducati

Setelah berlabuh di Gresini Ducati dengan kontrak selama satu tahun, banyak spekulasi bermunculan mengenai kemungkinan Marc Marquez berpindah tempat.

Baca Juga:   Persentase Udara Terhadap Dimensi Velocity Stack

Salah satu pabrikan yang paling banyak diperbincangkan adalah KTM. Namun, apakah Marc Marquez benar-benar akan melangkah ke sana?

Pit Beirer: Pemikiran yang Realistis

Pit Beirer, Direktur KTM Motorsport, membagikan pandangannya mengenai kemungkinan Marquez bergabung dengan KTM.

Meskipun mengakui kehebatan Marquez dan pengaruh besar yang dimilikinya dalam dunia MotoGP, Beirer menunjukkan ketidakyakinannya.

Baca Juga:   Yamaha MX King 150: Eksklusifitas Kombinasi Power dan Kinerja yang Luar Biasa

“Dia telah menjadi pahlawan bagi kami dalam olahraga ini sejak kami berkompetisi di MotoGP. Kami sangat menghormati Marc. Tapi saya rasa dia bukan pilihan yang realistis bagi kami,” ujar Beirer dalam pernyataannya.

Mengingat Masa-masa Sulit Marc Marquez

Beirer juga mengingat masa-masa sulit yang pernah dialami oleh Marc Marquez saat bersama Honda.

Dia menyadari betapa beratnya beban yang harus ditanggung Marquez dalam menghadapi tantangan tersebut.

Baca Juga:   Bersatu Jadi 'Tiga Serangkai' : Cargloss, Racetech dan RRS, Pabrikan Mana di 2019?

“Anda harus memikirkan betapa brutalnya masa-masa yang dialami Marc,” katanya.

Perjalanan Sulit Marc Marquez

Marc Marquez bukanlah sosok yang asing dengan tantangan dan kesulitan.

Dia telah merasakan titik terendah dalam kariernya, di mana bahkan menyelesaikan balapan saja menjadi tantangan besar karena masalah teknis dengan motornya.

Tak hanya itu, cedera parah dan masalah penglihatan juga pernah dialaminya.