Menjelajahi Era Mobilitas Ramah Lingkungan: Kenali Mobil Hybrid yang Tepat

Menjelajahi Era Mobilitas Ramah Lingkungan Kenali Mobil Hybrid yang Tepat

Otoinfo – Mobil hybrid merupakan teknologi yang menggabungkan dua sumber tenaga yaitu mesin bensin dan motor listrik.

Pengguna masih perlu mengisi bahan bakar konvensional, tetapi tidak perlu khawatir mengenai pengisian daya listrik, karena motor listriknya akan mengisi sendiri melalui proses yang disebut regenerative braking.

Bagaimana Regenerative Braking Bekerja?

Regenerative braking bekerja dengan mengubah energi kinetik saat mobil mengerem menjadi energi listrik. Energi ini kemudian disimpan di baterai untuk digunakan saat dibutuhkan, seperti saat akselerasi. Proses ini membantu mengurangi konsumsi bahan bakar terutama saat berkendara di jalanan perkotaan yang sering berhenti-dan-maju.

Baca Juga:   Honda Beat 150 2024: Skuter Matic Terbaru yang Membawa Gebrakan Baru!

Jenis-jenis Mobil Hybrid

  1. Parallel Hybrid: Mobil dapat beroperasi menggunakan mesin bensin, motor listrik, atau keduanya secara bersamaan. Motor listrik biasanya aktif pada kecepatan rendah, sementara mesin bensin berfungsi pada kecepatan tinggi.
  2. Series Hybrid: Mobil digerakkan oleh motor listrik yang mendapatkan daya dari baterai. Mesin bensin berfungsi sebagai generator untuk mengisi baterai saat energi listrik berkurang.
  3. Plug-in Hybrid (PHEV): Mirip dengan parallel hybrid, tetapi dengan baterai yang lebih besar yang dapat diisi daya dari listrik PLN. Dengan baterai penuh, PHEV dapat beroperasi menggunakan listrik saja untuk jarak tertentu, seperti mobil listrik.
Baca Juga:   Review Lengkap Motor Yamaha PG 1: Spesifikasi, Keunggulan, dan Kekurangan

Kelebihan Kendaraan Hybrid

  • Lebih hemat bahan bakar dan emisi gas yang lebih rendah.
  • Pengereman lebih efisien karena regenerative braking.
  • Biaya perawatan lebih rendah karena tidak memerlukan starter terpisah.

Jenis Kendaraan Hybrid Lainnya

Selain itu, ada juga jenis-jenis lainnya adalah:

  • Mild Hybrid: Memiliki baterai kecil yang tidak dapat menggerakkan mobil sendiri, tetapi membantu mengoptimalkan sistem start-stop.
  • Fuel-Cell Hybrid: Menggunakan sel bahan bakar hidrogen sebagai sumber utama listrik. Namun, stasiun pengisian hidrogen masih sangat terbatas.
Baca Juga:   Toyota Calya 2023 Tampilan dan Performa yang Mengagumkan

Kesimpulan