Otoinfo.id-Ambisi Ducati menghentikan dominasi Marc Marquez bakalan berlanjut di musim 2020 ini. Tentu saja, tim berliveri merah dengan kombinasi hitam itu sudah tiga musim berturut-turut harus puas menduduki posisi runner-up melalui Andrea Dovizioso, yang masih kalah duel dengan ‘The Baby Alien’.
Baca Juga : Mantan Pembalap MotoGP James Ellison Bakal Ikut Balap Jalanan North West 200
Tak ingin terulang untuk yang keempat kalinya, Ducati bakal memperbaiki kekurangannya agar musim ini bisa merebut titel juara dari tangan Marc Marquez. Namun, Paolo Ciabatti selaku direktur olahraga Ducati mengakui jika meraih gelar juara dunia itu sulit.

“Percayalah, kami adalah yang pertama memberi tekanan kepada diri sendiri. Kami tahu fans mengharapkan lebih. Kami akan melakukan yang terbaik, tapi kita tahu bahwa memenangi gelar juara MotoGP itu sulit dilakukan,” ucap Ciabatti, mengutip dari laman Speedweek.com.
Baca Juga : Soal Bursa Transfer Pembalap MotoGP, Suzuki Masih Santai!
Salah satu kesulitan Ducati menjegal Marquez disebabkan karena lemah di sirkuit-sirkuit tertentu. Seperti Sirkuit Sachsenring di Jerman yang selama ini dirajai Marquez, dan Phillip Island di Australia. Terakhir kali Ducati juara di sana pada tahun 2010 saat ditunggangi Casey Stoner.
Namun, Ducati bisa mewujudkannya jika mampu memperbaiki kekurangan di sirkuit-sirkuit yang bukan andalannya. “Untuk hal ini, kami harus meningkatkan motor. Kami memiliki lintasan-lintasan di mana kami tidak tangguh. Salah satunya adalah Sachsenring. Layout sirkuit yang menurun tidak cocok dengan Ducati. Kami tidak bisa memaksimalkan kekuatan mesin kami di sana,” ungkap Ciabatti.
Baca Juga : Tes MotoGP Sepang 2020: Alex Marquez Masih Merasa Kesulitan
“Phillip Island adalah sirkuit lain di mana kami lemah, tapi kami mampu melakoni beberapa balapan bagus di sana. Ketika saya mengatakan balapan bagus, maksud saya adalah kami mampu bersaing untuk podium,” cetus Ciabatti. Taufik
