MotorPrix 2018 : MX King UJRT, Petuah ‘Brutal’ Andalan Bumi Serambi Mekkah!

Rheza Pahlevi In Action Foto : IG motorprix2018

OtoInfo.Id-Inilah pacuan pemimpin klaemen sementara di kelas MP1 (150 cc) region Sumatera. Yup, MX King milik tim Usaha Jaya Racing Team (UJRT) asal Aceh ini memperoleh point sempurna dalam dua seri yang sudah ditempuh yakni di Manna, Bengkulu (4/3) dan Padang, Sumbar (15/4).”Hasil yang memotivasi kami untuk terus mendulang point di seri berikutnya. Musim ini jadi kiprah perdana kami full seri region Sumatera, targetnya bisa langsung kompetitif dengan tim-tim pabrikan,”ungkap Heri ‘Anen’ Santoso, pemilik tim.

MX KIng UJRT : Petuah Achos Brutal Foto : IG

Lewat pebalap senior mereka Rheza Pahlevy, sukses dua kali podium pertama dengan MX King yang basic koreknya garapan Achos Lalang (Kaboci Brutal). Achos mekanik asal Makassar, Sulsel itu memang identik dengan ‘petuah’ penuh makna, lantas apa ‘petuah’nya pada MX King andalan Bumi Serambi Mekkah-julukan untuk Aceh ini?

TIM UJRT Aceh : Ketiga dari Kiri : Heri ‘Anen’ Santoso (owner), Perdana Memburu Jawara

“Kalo power hampir semua merata, terpenting adalah bagaimana pebalap bisa optimalkan powernya. Untuk itu maka perlu set up yang bisa menyesuaikan karakter rider,”begitu ‘petuah’ Achos saat  jumpa di markasnya yakni di kawasan Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta  (14/5) lalu.

Rheza Pahlevi yang notabene rider senior dan berpengalaman tahu betul soal ‘petuah’ itu,”Untuk bisa optimal, perlu setting yang maksimal pula. Makanya, saya memang minta datang lebih awal, agar bisa adapatasi dengan karakter sirkuit. Apalagi secara skill relatif merata, tinggal kesiapan mental masing-masing rider. Mental lebih terjaga bila setup optimal, ada kepercayaan diri yang terbangun,”ungkap rider yang pernah menyabet medalai emas pada PON Kaltim 2010 di nomor 150 cc.

Rheza Pahlevi (tengah) : Set Up Otimal Foto : IG

“Perbandingan kompresi 13,9:1 dengan buka tutup klep 55/66, LSA 105, lift 8,5 mm,”ungkap Fadly, asisten ahli Achos yang memang jago menafsirkan petuah Achos. Hehe..Untuk hal porting,”Andalkan CNC porting yang memang terbuktif lebih efektif mengalirkan gas bakar, itungan presisinya dikontrol komputer,”lanjut Achos kasih ‘petuah’. Alhasil, semburan tenaganya tembus di 28,5 HP dengan dyno MotoTech. Diakhir petuahnya, Achos sebut ECU aRacer, Aki WR. Super Battery, sok Traxx D dan knalpot Proliner. Ya, semoga petuahnya terus jadi berkah untuk MX King andalan Bumi Serambi Mekkah ini, Amin! Wawan