MotorPrix 2019 : Nekat Tarung Region Jawa, Ini Alasan Bos SJCRT (Kalteng)

Aksi Rider SJCRT Saat di Balap Kalimantan

Otoinfo.id-Yes! Begitu yang diungkap langsung Yusuf selaku owner dari tim SJCRT (Seruyan Jaya Community Racing Team) pada portal ini. “Tahun ini kita main region Jawa,”buka pria yang juga menjabat sebagai IMI Korwil Seruyan, Kalteng itu. Memang sih, tahun lalu tim ini sudah terpantau sesekali jajal k di Jawa yakni kejurda Jabar dan YCR Tasikmalaya. Tapi musim ini SJRT coba full seri tarung di region ‘neraka’ yang siap saling libas. Tetap nekat?

Tim SJCRT, di event Kejurda Seruyan Akhir Pekan Kemarin (17/2)

“Tahun pertama masih tahap adaptasi untuk rider bisa bersaing dulu, tahun 2020 baru pasang target,”ungkap pengusaha bidang perkebunan itu. Andalkan duet Pradifa Akbar dan Rizki Abdi Nugroho akrab disapa Kiki Jayan 182 tim ini fokus di kelas MP1 dan MP3,”Pradifa Akbar asal Banjarmasin dan masih sangat muda 15 tahun. Potensinya akan coba berikan kesempatan untuk merasakan kompetisi di Jawa. Kalo Kiki Jayan memang sudah kerap ikut kompetisi di Jawa dan pernah belajar di RRS,”jelasnya.

Kuda Pacu SJCRT Basic Garapan Racetech

Meski masih dalam tahap adaptasi, Bos Yusuf punya alasan pilih tarung di Jawa,”Pastinya bukan modal nekat, karena basic motor kita juga garapan \Racetech yang sudah diakui performanya. Skill rider juga mumpuni, terbukti di event kejurda Seruyan Minggu kemarin. Terpenting lagi adalah soal budget, main di Kalimantan sendiri justru jauh lebih mahal ketimbang main di Jawa,”terangnya.

“Kalo di Kalimantan karena jarak yang jauh bisa 90 juta per event, tapi kalo di Jawa hanya 40 juta-an per event. Jadi mending main di Jawa atau Asia sekalian aja, Hahaha,”tukasnya. Gasss!! Wawan