
Otoinfo.id-Alvaro Hetta, rider cilik bintang masa depan Indonesia asal Boyolali jadi buah bibir di seri ke-2 Kejurnas MotorPrix (Region B) di Sirkuit Mijen, Semarang, Jateng akhir pekan kemarin (14-15/5). Pasalnya, siswa kelas 6 SD itu sukses raih double winnner di kelas ECU Standart bersama tim Kemaghi Bethar, kelas pembibitan yang punya tensi pertarungan tinggi. Hal itu menjadi bukti nyata, bahwa Alvaro Hetta memang rider bertalenta dan punya fighting spirit spesial. Mantap!

Baca Juga : Motoprix 2022 (Seri 2) Mijen: Alvaro Hetta Jawara Lagi, Dominasi ECU STD
Dibalik fakta talenta itu, Alvaro Hetta memang terlahir dengan darah balap tulen dari Sang Ayah yakni Herry Bardjo. Nama Herry Bardjo boleh jadi tak setenar nama Hendriansyah, Sang Dewa Road Race, tapi toh kecintaan Alvaro Hetta di balap motor mengalir alamiah tanpa paksaan Sang ayah. Herry Bardjo adalah mantan pembalap era 2000-an di ajang balap Kejurda-an. Talenta Alvaro Hetta makin spesial lagi dengan sentuhan magis mentor Moons Private54 yakni Sudarmono.

Baca Juga : Motoprix 2022 (Seri 1) Surabaya: Awal yang Gemilang, Alvaro Mahendra Runner Up Klasemen!
“Awal balap tahun 2019, waktu itu umurnya masih 9 tahun. Tanpa paksaan, dia minta sendiri karena termotivasi lihat koleksi pialaku dirumah. Pertama balap ikutkan MiniGP selama 1,5 tahun, habis itu langsung saya pindah ke ECU STD dan ikut sekolah balap di Mons Private54,”beber Herry Bardjo yang sekarang sukses di berbagai bisnis. Yup! Sudarmono yang notabene mantan pembalap papan atas itu dengan sekolah balap Mons Private54 memang terbuktu melahirkan beberapa talenta hebat dan mendunia seperti Veda Ega, M. Diandra dan lain-lain.
Baca Juga : MotorPrix 2022: Absen di Road Race Pati, Alvaro Fokus Seri Perdana GBT Surabaya
“Perjalanan Alvaro tak bisa lepas daritangan dingin Sudarmono, Alvaro punya hubungan yang dekat sekali dengan Sudarmono, bisa di katakan kaya anaknya sendiri. Apalagi hampir 1 tahun, dia tidur di tempat Sudarmono,”beber Herry Bardjo lagi. Pastinya, Heri barjo dan Sudarmono berharap Alvaro tidak cepat puas diri dan terus menjaga konsistensi dari setiap event yang diikuti. Buktikan! Wawan

