Otoinfo.id-Final IndoClub Championship di Sentul Karting Circuit (SKC), Bogor, Jabar akhir pekan kemarin (23/12), benar-benar jadi pesta balap terakbar dipenghujung tahun ini. Makanya, OtoInfo.Id hadir langsung dihajatan garapan D’MotorSport itu. Selain jadi saksi kemeriahan gelaran, tak kalah penting adalah jadi ajang bersilaturahmi antar pelaku balap. Satu diantaranya berjumpa dengan Muhammad Said, owner tim Ratna Property Racing Team asal Depok, Jabar. “Ini adalah kesempatan kedua kami tampil di IndoClub setelah seri Subang lalu,”kata pengusaha muda bidang properti itu.
Boleh jadi, tim ini memang new comer alias pendatang baru di belantika balap motor tanah air. Pun begitu, jika dilihat tampilan paddock-nya, bukanlah tim yang tampil ala kadarnya. “Mulai aktif dibalap sejak dua tahun ini, selain main di IndoClub kami juga aktif turun di Kejurda Jabar,”ungakap Bos Said-sapaan karibnya.

Pada kesempatan Final Indoclub Championship kemarin, tim yang mengandalkan pembalap Ahmad Saugi ini berhasil mendapat trophy podium kedua di kelas Bebek 4T TU 125cc (MP2 Mix). Yup, selain kelas utama 2T, juga hadirkan kelas-kelas MotorPrix dengan regulasi yang disesuaikan. Oh ya, tim ini dikawal oleh mekanik senior Madun (Seroja Motor) dan pernah bergabung dengan tim AHRS.
Untuk pacuan sendiri, tim ini punya 8 motor diantaranya Honda CBR150, Yamaha Jupiter Z1, Yamaha RX-King, Yamaha F1ZR, Matic 2, lalu MP1 dan MP2. Kabarnya, tahun depan tim ini siap tampil full seri di Indoclub Championship, Kejurda Jabar dan beberapa seri MotorPrix.
Tak kalah menarik adalah cerita dibalik berdirinya tim ini,”Eksis di balap bagian dari cita-cita sejak kecil. Dulu waktu SMP ikut balap, berhenti karena nggak ada support dari ortu dan minim dana. Sekarang saat usaha mulai lancar jaya dan eknomi lebih mapan bikin tim balap sendiri dan kadang ikut main lagi di fun race,”ungkap Said.

So, doi ini adalah satu diantara pemilik tim yang membangun tim atas dasar histori. Stop balap karena terkendala finansial, tapi kembali mewujudkan cita-cita lama setelah mapan secara ekonomi. Patut diapresiasi, sebagai upaya untuk tetap menghidupkan balap dengan segala aspek termasuk ekonomi. Mantap! Wawan/Aji

