OnePrix 2019 Sentul (Seri 3): Akhiri Puasa Tropi, Podium Syamsul Arifin Jadi Momentum AIRA Bangkit

Podium Race 2 Expert, Pipin Podium Ketiga

Otoinfo.id-Puasa tropi skuad Yamaha Aira Oryza diajang OnePrix berakhir. Lewat perjuangan yang gigih, Syamsul Arifin berhasil meraih podium ketiga pada race ke-2 Expert di seri ke-3 yang berlangsung di Sentul International Karting Circuit (SIKC), Bogor, Jabar akhir pekan ini (1/9).

Bahkan Pipin-sapaan akrab Syamsul Arifin-berpeluang meraih podium juara sebelum akhirnya diambil alih oleh Afridza Syach dan Fitriansyah Kete. “Apa pun patut disyukuri dan jadi momentum bangkitnya tim di dua seri sisa,”ungkap Ardiansyah, owner tim asal Palu, Sulteng itu.

Syamsul Arifin dan Yawan Jaya, Momentum Bangkit

Baca Juga : OnePrix 2019 Sentul (Seri 3): Race 1 Expert, Lewat Drama Rere Podium Juara, Disaksikan Langsung Wakil Rakyat Kab. Berau

Race 1 pun sebenarnya Pipin berpeluang mempersembahkan tropi. “Race 1 bisa finish ke-4 meski start dari posisi ke-16, race 2 lebih percaya diri dan Alhamdulillah finish ke-3. Terimaksih untuk segenap tim yang sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan optimal, motivasi untuk seri berikutnya,”ungkap Pipin yang asli Yogyakarta itu. Yup, hasil positif ini mesti jadi pemompa semangat bagi team mate yang lain yakni Hafid JW, Reza Hanum dan Janoer Deden.

Baca Juga : Hasil Final OnePrix 2019 (Seri 3): Sentul International Karting Circuit Minggu 1 September

Syamsul Arifin In Action, Utamakan Gas Speed

Dibalik itu ada sosok Yawan Jaya selaku manejer dan Bima Aditya sebagai kepala mekanik. “Fakta bila tensi pertarungan di OnePrix memang tinggi. Lolos kualifikasi saja butuh perjuangan yang tak mudah, sampai bisa mendapat tropi adalah spesial dan patut disyukuri,”sahut Yawan Jaya. “Seri kemarin pakai head baru, lebih diutamakan gas speednya, CFM-nya nggak tinggi (87 CFM),”beber Bima Aditya yang mantan pembalap nasional itu.

Baca Juga : OnePrix 2019 Sentul (Seri 3): Rookie Race 1, Beda ‘Kasta’ Aldi Satya Podium Juara, Unggul 12 Detik!

“Itu karena karekter trek yang pendek-pendek. Tapi sebenarnya kuncian utama pada setting rasio dan suspensi,”tukas Bima yang memainkan AFR 11.9:1, gir 14/48, pengapian tertinggi 36 derajat. Gaspol! Wawan