Otoinfo.id-Race 1 Bebek 4T 150 cc TU Injection Expert pada seri ke-4 OnePrix Championship (13/10) kemarin, Wilman Hammar sejatinya punya kans meraih podium juara. Pasalnya, rider yang membela tim Yamaha Yamalube NHK Pirelli SSS NGK Bahtera Racing itu menempati pole potition dan sempat unggul jauh, sebelum akhirnya terjatuh di 5 lap sisa.
Hal serupa juga dialami Fitriansyah Kete dan Afridza Syach (Astra Motor Racing Team Yogyakarta). Fenomena jatuhnya beberapa pembalap di race yang diikuti 30 rider itu jadi catatan menarik. Faktor ban kerap jadi kambing hitam, tapi gimana fakta sebenarnya?
Baca Juga :Oneprix 2019 Sentul (Seri 4): Bukti Kualitas! SSS Sapu Bersih Podium Juara Semua Kelas
Biacara ban dikelas Expert pada OnePrix maka tertuju pada Pirelli Diablo Rosso Corsa II, ban yang wajib dipakai oleh para rider. 25 lap pertarungan di Sentul International Karting Circuit (SIKC), Bogor, Jabar dengan temperatur trek yang panas jadi ujian bagi daya tahan ban. Ingat dan patut dicatat sebagai fakta bahwa pada seri sebelumnya, Afridza Syach sukses pecahkan rekor Sentul Kecil-julukan bagi SIKC-dengan best time 53,9 detik. Yup, pada seri 3 kondisi aspal sangat mendukung,”Beda dengan pada seri 4, ada tambalan pada beberapa bagain juga ada minyak yang terangkat dari aspal baru. Juga banyak oli di racing line,”ungkap Rafid Topan Sucipto (PARD Racing) atas nama fakta.

Fakta lain,”Untuk ban masih oke dan tidak ada masalah. Hasil kemarin lebih karena faktor keberuntungan dan dewi fortuna belum berpihak,”tegas Wilman Hammar yang diangguki Novi Bahtera selaku bos tim. “Daya tahan ban cukup bagus, dari lap awal sampe lap akhir, cuma jadi kurang stabil karena faktor oli sama aspal aja, tapi over all sudah sangat TOP BGT,”kata Syamsul Arifin, rider Yamaha Aira Oryza yang jadi kampiun dengan MX King korekan Bima Aditya. “Performa untuk ban sendiri sangat membantu dalam race kemarin, cuma kondisi sirkuit ada sedikit oli di racing line high speed. Hal itu yang membuat slide di tikungan,”kata Pipin-sapaan akrab Syamsul Arifin.
Baca Juga : Oneprix 2019 Sentul (Seri 4): Dibekali Fitur Modern, NHK GP R Tech Sapu Bersih Podium Expert

“Kalo dari daya tahan ban, hasil ban yang dipakai setelah 25 lap di motor Pipin masih bisa. Tapi memang disayangkan karena ada ceceran oli, jadinya ada rider yang sudah memimpin harus mundur. Tapi sekali lagi dari sisi ban saya garansi 100% masih oke mengingat hasil pada motor Pipin. Itu juga terlihat dari Tire Wire Indicator (TWI) masih cukup tebal,”tukas Andre Satrio selaku Manager Motosport Pirelli Asia. So, semua bicara fakta dan bukan opini. Wawan
https://www.youtube.com/watch?v=uJH0yqZupOA
