Pelatihan Guru SMK Binaan Yamaha : Dibekali Ilmu Masa Kini, Yamaha Diagnostic Tool

Otoinfo.id – Konsistensi Yamaha Indonesia serta peran aktifnya dalam memberikan dukungan pada dunia pendidikan di Indonesia ini semakin fokus. Untuk yang berkaitan dengan motor tentu saja Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Yap, Yamaha Indonesia telah mencanangkan sebuah program dimana program itu sudah ada sejak tahun 2003. Adalah CSR lebih lengkapnya Corporate Social Responsibility yang bertitle program SMK Binaan Yamaha.

Dengan tujuan untuk mempersiapkan siswa dan siswi SMK Siap pakai. Maksudnya siap pakai itu yakni bisa langsung ngebengkel jadi karyawan atau kewirausahaan melalui standarisasi kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor. Program ini telah disesuaikan dengan kurikulum Yamaha Technical Academy (YTA).

Baca Juga : Blue Core Yamaha Motor Show (BYMS) 2019: Keseruan Akhir Pekan Luar Bisa di Kota Angin Mamiri

Dengan acuan standarisasi kurikulum berbasis YTA tersebut, para siswa dan siswinya pun dituntut untuk lebih kreatif, berkomunikasi dengan baik, dan dapat membuka usaha secara mandiri.

Yamaha Indonesia selama ini telah memberi bantuan dalam bentuk donasi mesin dan sepeda motor lebih dari 700 SMK. Dari 700 SMK yang dibina, 51 SMK diantaranya terpilih menjadi Kelas Khusus Yamaha yang menerima dukungan berupa ruang praktik terstandarisasi, peralatan bengkel, dan kurikulum berstandar YTA. Selain itu, dukungan seperti mendatangkan guru tamu dari Yamaha, praktek kerja industri dan pemberian sertifikasi terhadap lulusan SMK juga turut dilakukan.

Baca Juga : SMK Islamiyah Adiwerna Tegal: SMK Binaan Yamaha yang Berprestasi di Balap

Nah, dengan adanya Pelatihan Guru SMK Binaan Yamaha untuk para guru SMK se-Indonesia di Main Building PT. Yamaha Indonesia Motor Mfg dan Flagship Shop Yamaha, Cempaka Putih, Jakarta (DDS 1 Jakarta) yang akan berlangsung mulai tanggal 3 sampai 6 September 2019 ini merupakan salah satu wujud implementasi nyata dari Program SMK Binaan Yamaha.

Yang memang nantinya para guru SMK akan dilatih dan dibekali ilmu masa kini yang sudah terprogram dengan sistim elektronik atau ECU. Dan Teknologi Sistem Injeksi ini digunakan YDT (Yamaha Diagnostic Tool) yang memiliki fitur lengkap. Untuk YDT sendiri mempermudah buat mereka dalam melakukan Trouble Shooting terhadap sepeda motor Yamaha yang telah mengadopsi teknologi terkini.

Baca Juga : Beli Motor Custom di Yamaha Mekar Motor, Gratis Ini Seumur Hidup!

Yap, untuk sistemnya Yamaha Indonesia menerapkan sistem laveling pada para guru SMK ini. Mulai dari level 1 sampai dengan level 3. Untuk level 1,para guru SMK ini akan diberikan materi yakni meliputi teori dan perawatan berkala. Kemudian untuk level 2 diberikan materi tentang Trouble Shooting dengan menggunakan YDT (Yamaha Diagnostic Tool). Sedangkan untuk level 3 lebih kepada management bengkel dan Yamaha Technology untuk CBU model.

“Kehadiran Dunia Usaha atau Dunia Industri (DU/DI) pada proses pembelajaran di SMK dilakukan Yamaha, contoh kolaborasi yang perlu dikembangkan di semua kompetensi keahlian yang ada di SMK. Semoga dengan kerja sama ini dapat mewujudkan link & match antara SMK dengan Dunia Usaha atau Dunia Industri. Kami mengundang mereka untuk berkolaborasi,” ungkap Dr. Ir. M. Bakrun, M.M selaku Direktur Pembinaan SMK, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Yamaha Semakin Di Depan..!! SMK BISA-HEBAT..!! Taufik