Performa Honda Yang Laris di Tengah Kontroversi!

Performa Honda Yang Laris di Tengah Kontroversi!

Otoinfo – Honda Motor Corp, salah satu produsen mobil terkemuka asal Jepang, baru-baru ini terlibat dalam skandal pemalsuan data terkait kebisingan dan emisi mesin bensin. Namun beberapa produk Honda masih laris di pasaran.

PT Honda Prospect Motor (HPM) di Indonesia memastikan bahwa skandal ini tidak berdampak pada mobil-mobil Honda yang dijual di Oceania, termasuk Indonesia. Di acara Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024 di JIExpo, Jakarta, Honda memamerkan berbagai model mobil andalannya.

Baca Juga:   Honda Vario 125 Lebih Sporty dan Eye-catching!

Menurut data terbaru dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Honda berhasil menjual sebanyak 32.677 unit dari Januari hingga April 2024, berdasarkan penjualan grosir dari pabrik ke dealer.

Meskipun mengalami penurunan tajam pada April 2024 dengan hanya 4.911 unit terjual dibandingkan dengan 10.572 unit pada Maret 2024, beberapa model Honda tetap mencatat penjualan yang kuat di pasar domestik.

Baca Juga:   Mobil Listrik Chery Omoda E5: Performa Mumpuni, Harga Terjangkau

Pada segmen 4×2, model BR-V E Prestige menjadi yang terlaris dengan penjualan sebanyak 437 unit. Sementara itu, di segmen low cost green car (LCGC), Brio Satya E AT menjadi yang terdepan dengan penjualan mencapai 1.139 unit.

Berikut adalah daftar mobil Honda yang laris berdasarkan segmen per April 2024:

Segmen 4×2:

  • BR-V E Prestige: 437 unit
  • WR-V RS: 421 unit
  • All New CR-V 2.0 e HEV: 245 unit
Baca Juga:   Terungkap! New Honda Beat 150: Skutik Tangguh dengan Desain Sporty yang Tantang Generasi Baru!

Segmen LCGC:

  •  Brio Satya E AT: 1.139 unit
  • Brio Satya E MT: 519 unit
  •  Brio Satya S: 159 unit

Sedan:

  • All New Civic: 54 unit

Meskipun terjadi penurunan pada bulan April, Honda terus menunjukkan performa penjualan yang baik terutama untuk model-model seperti BR-V dan Brio.

Honda Prospect Motor berkomitmen untuk terus memperkenalkan model-model baru dan meningkatkan layanan purna jual untuk mempertahankan kepercayaan konsumen di Indonesia dan Oceania.