Pernah Mengalami RPM Mobil Naik Sendiri? Inilah Penyebabnya, Awas!

Pernah Mengalami RPM Mobil Naik Sendiri Inilah Penyebabnya, Awas!

Otoinfo – Revolution Per Minute (RPM) pada mobil merupakan indikator penting yang mencerminkan kecepatan putaran mesin per menit.

RPM yang stabil menandakan kesehatan mesin yang baik dan performa kendaraan yang optimal.

Namun, jika RPM naik secara tiba-tiba tanpa adanya perubahan kecepatan, ini bisa menjadi pertanda adanya masalah yang perlu segera diperhatikan.

Berikut adalah enam penyebab umum mengapa RPM mobil bisa naik sendiri:

  1. Kerusakan pada Katup Kontrol Idle: Katup kontrol idle (Idle Air Control/IAC) berperan penting dalam mengatur pasokan udara ke mesin. Jika terjadi kerusakan pada komponen ini, seperti kesalahan informasi dari Electronic Control Unit (ECU), pasokan udara menjadi tidak teratur dan dapat menyebabkan kenaikan RPM secara tiba-tiba.
  2. Injector Tersumbat: Sumbatan pada injector dapat terjadi akibat pembakaran tidak sempurna di mesin, yang disebabkan oleh kualitas bahan bakar yang buruk. Hal ini tidak hanya meningkatkan RPM dengan tiba-tiba, tetapi juga dapat menyebabkan masalah seperti mesin tersendat, boros bahan bakar, dan penurunan tenaga.
  3. Kerusakan pada Busi: Busi yang rusak dapat mengganggu proses pembakaran yang optimal. Hal ini bisa menyebabkan kenaikan RPM secara tiba-tiba, serta penurunan tenaga, suara mesin berisik, getaran, dan kesulitan dalam menyalakan mesin.
  4. Kebocoran Vakum: Kebocoran pada sistem vakum dapat mengganggu aliran udara pada intake manifold, yang pada gilirannya meningkatkan RPM secara tidak terduga. Selain itu, kebocoran ini juga dapat menyebabkan penurunan tenaga, peningkatan konsumsi bahan bakar, dan munculnya lampu indikator engine check.
  5. Kerusakan pada Sensor TPS (Throttle Position Sensor): Sensor TPS bertanggung jawab untuk mengatur pasokan bahan bakar dan emisi, serta memastikan katup gas memiliki bukaan yang tepat. Jika sensor ini mengalami kerusakan, RPM mobil dapat naik secara otomatis.
  6. Masalah pada Sistem Transmisi: Permasalahan seperti kebocoran pada sistem transmisi dapat menyebabkan konverter atau girboks mengalami selip, yang dapat meningkatkan RPM mobil.
Baca Juga:   Honda CT125 2023 Bebek Termahal dengan Mesin Baru dan Konsumsi Bahan Bakar Irit

Memahami penyebab-penyebab ini penting untuk menjaga kesehatan dan performa mobil.