Otoinfo.id-Mengantongi total poin yang sama yakni 125, Aldiaz Aqsal Ismaya harus rela menerima kenyataan bila juara nasional Novice jadi milik Aditya Prakoso. Itu lantaran Aditya Prakoso yang membela tim Astra Motor Racing Team (ART) Yogyakarta memiliki jumlah kemenangan (podium juara) lebih banyak dibanding Aldiaz Aqsal Ismaya bersama tim Yamaha Babarafi Semoga Abadi Zyrof47. Pun begitu, tetap jadi catatan prestasi spesial lantaran tim yang dibela Aldiaz musim ini perdana berstatus pabrikan. Menariknya atas torehan prestasi itu, Chafid Putra selaku pemilik tim justru bikin komentar yang mengejutkan, apa tuh?

Baca Juga : Pirelli Kejurnas MotorPrix 2019: Wow! PARD Siapkan Honda GTR150, Siap Tantang Juara Nasional?
“Atas hasil kemarin sedih sudah pasti, tapi ya namanya balapan semua bisa terjadi di dalam sirkuit. Jadi apapun hasilnya yang kita dapatkan kemarin merupakan hasil terbaik yang sudah pembalap dan tim lakukan,”buka Chafid Putra yang notabene wirausahawan muda itu. Baginya lagi,”Saya sendiri juga sudah merasa sangat puas karena target kita yang awalnya hanya berusaha kompetitif di Motoprix tapi Alhamdulillah malah bisa lebih,”lanjutnya.

Yes! Tahun ini Aldiaz bersama MX King korekan Hari Sayur menjelma jadi kekuatan utama di kategori Novice. Tapi sayang team mate-nya, Galang Tor-Tor justru tak secemerlang Aldiaz. Menyandang juara nasional MP4 (125 cc Pemula A) tahun 2018, Galang Tor-Tor diakui masih tahap dapatasi dengan spek 150 cc injeksi. Hingga seri pamungkas kemarin (19-20/10) kemarin Galang Tor-Tor tak juga menembus 10 besar klasemen.

Nah, yang lebih mengejutkan adalah soal formasi tim yang dikawal duet manajer Lintang dan Musrifin alias Jufren itu di tahun depan,”Untuk formasi fix setelah final OnePrix nanti. Tapi kami akui bahwa Aldiaz banyak diminati tim lain, dari pihak tim sendiri apabila ada yang mengajak Aldiaz berkompetisi ditingkat yang lebih tinggi pasti sangat support,”tukas Chafid. Wow! Wawan
