Pirelli Kejurnas MotorPrix 2019 Sentul: Wilman Hammar Pole Potition & Podium Kedua (Race 1), Momentum Bahtera Racing Bangkit (Expert)

Mekanik dan Mentor Bahtera Racing Bersama Andre Pirelli dan Johanes NHK

Otoinfo.id – Putaran kedua Pirelli Kejurnas Motoprix 2019 yang digelar di Sentul Karting Circuit (24-25/8) menjadi pembuktian pembalap Yamaha Bahtera Racing yakni Willman Hammar. Pembalap yang akrab disapa Willy Hammer ini menjadi yang tercepat pada babak kualifikasi (QTT) Expert dan podium kedua pada race 1.

Wilman Hammer Raih Podium Kedua Expert Race 1 MP Sentul

Hasil baik yang ditunjukkannya menjadi bukti bahwa dirinya telah kembali. Mantan juara region Jawa dan Nasional tahun lalu ini memang pada awal seri masih belum maksimal. Boleh jadi event kali ini, jadi momentum bangkitnya pasukan yang dikomandai NOvi Endaryono itu dikelas Expert.

Baca Juga : Pirelli Kejurnas Motoprix 2019 Sentul: Ada Perubahan di MX-King Pacuan M Erfin, Apa Saja?

Willy yang memacu MX-King ini menorehkan waktu 54.599 detik, degan sebanyak 12 putaran. Willy dinyatakn unggul atas Fitriansyah Kete. Nah, sementara reka satu tim Willy di Yamaha Bahtera Racing yakni M Erfin di QTT menempati urutan ke-3. Race 1 rider dengan nomor start 5 itu pun konsisten dibarisan dan finish di posisi ke-2.

Willy Hammer dan Ari Kuro

Yang menarik ada perbedaan pada pacuan Willy. Di Sentul kali ini dibekali air scoop atau ram air pada motornya. Berdiameter 2 inchi. Pakai pipa variasi mobil, selang fleksibel mobil dan panjang pipanya 80 cm. Itu posisinya ada di panel depan yang fungsinya menambah debit udara yang masuk ke ruang bakar agar lebih adem. 

Baca Juga : Hasil Lengkap Pirelli Kejurnas Motoprix 2019 Sentul (Sabtu)

“Secara hasil dyno Hourse Power (HP) masih sama. Tapi grafiknya lebih bagus karena lebih flat dengan basic mapping yang sama,”sambung Ari alias Kuro yang jadi bagian penting dari ide ram air ini. Kuro mengklaim dengan trik ini bisa menambah speed 3-4 Km/jam. Wow!

Wilman Hammer In Action Speed Naik 3-4 Km/Jam

“Untuk hasil seri ini ada perubahan signifikan di kategori Expert. Evaluasi menyeluruh dari hasil sebelumnya di Tasikmalaya, pada semua titik. Alhamdulillah, seri ini QTT pole potition dan race 1 diurutan kedua, hasil yang memberi motivasi dibanding seri sebelumnya,”ungkap Dedi Fermandi, selaku mentor. Mantap! Wawan