PORPROV Ke XV Jateng 2018 : Cerita Gupito Kresna, Siap Berjibaku Meski Menolak ‘Uang Saku’!

Kiri : Gupito di PORPROV Jateng 2018 Kanan : Gupito di ARRC 2014

OtoInfo.Id-Dipentas balap nasional, siapa yang tidak kenal Gupito Kresna Wardhana. Rider asal Yogyakarta yang punya prestasi juara Asia kelas UB130 (2014 & 2015) dan saat ini kembala berlaga di ajang balap bergengsi Asia (ARRC) kelas UB150 bersama tim Yamaha SND Factory milik H. Sandy Agung. Artinya, kapasitas rider asal Yogyakarta itu diatas spek undebone tak diragukan lagi.

Hari ini (23/10) dan kemarin (22/10), Gupito jadi bagian cerita seru dipentas balap PORPROV Jateng ke-15 di Sirkuit Mijen, Semarang, Jateng. Yup, Gupito didaulat memperkut tim Kabupaten Kudus, salah satu Kabupaten dengan Pendapatan Asli daera (PAD) cukup tinggi mencapai 137,62 Milyar (Tahun 2017). Sempat diduga Gupito bergabung dengan skuad ‘Kota Kretek’ itu lantaran kangtaw. Walaupun ketika dikonfirmasi Gupito tak menyebut alasan itu,”Pokoknya ceritanya panjang,”jawab Gupito ikut sertanya di tim Kudus.

Gupito memang diprediksi salah satu kandidat kuat peraih medali emas dan hasil kualifikasi kemarin menempatkan rider yang identik dengan no start 23 itu di pole potition. Seperti yang diinfokan sebelumnya, bahwa motor yang dipakai adalah motor yang tak sama alias dari masing-masing tim sendiri. Gupito sendiri membawa MX King milik tim Rojo Koyo dan dikorek oleh Bima Aditya, salah satu tuner papan atas di spek underbone 150 cc.

Semangat juang Gupito dan kondisi diatas memang jadi bebeda dengan apa yang dialami Gupito terkait managemen tim. Kabarnya, Gupito menolak uang saku yang diberikan, ada apa gerangan? Disebut-sebut nominal yang diterima sama dengan yang dialami Galang Thor-Thor kemarin yakni Rp. 150 ribu. Wow!,”Hari ini dia tetap balap dan sudah menunjukan profesialismenya sebagai rider papan atas,”sebut salah satu sumber. Gass! Wawan