portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Sign In
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Notification
HeadlineRacing

Jupiter Z Tuan Muda Setra Menang, Lokal Subang Terbukti Melawan!

HeadlineRacing

Pertamax Turbo dan GarudaTV Konsisten Dukung Kejurnas Motoprix 2026, Masuk Seri Ke-3!

HeadlineRacing

Hasil Race 1 Kejurnas Motoprix 2026 Round 3 Region B Subang

HeadlineRacing

Rudy Roesmanhadi Terpilih Pimpin IMI DKI Jakarta Periode 2026-2030, Apa Programnya?

Font ResizerAa
Otoinfo.idOtoinfo.id
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Product
  • Headline
  • Info
  • Racing
  • Honda
  • Yamaha
  • Community
  • Tips
  • Agenda
  • Lainnya
Sign In Sign In
Follow US
Made by ThemeRuby using the Foxiz theme. Powered by WordPress
MotoGP

Fabio Quartararo di Persimpangan Jalan: Kontrak Baru Lebih Penting untuk Kariernya daripada Yamaha

Wawan
Last updated: 11/08/2025 08:06
By Wawan
3 Min Read
Quartararo di Persimpangan Jalan: Kontrak Baru Lebih Penting untuk Kariernya daripada Yamaha
Quartararo di Persimpangan Jalan: Kontrak Baru Lebih Penting untuk Kariernya daripada Yamaha
SHARE

Otoinfo.id – Fabio Quartararo telah menjadi wajah utama Yamaha sejak debutnya di MotoGP pada 2019. Merek berlogo garpu tala itu memberinya kesempatan saat kariernya mulai meredup di level junior. Bahkan, Quartararo langsung mencetak sejarah dengan menjadi juara dunia pada 2021, menggantikan legenda Valentino Rossi di tim pabrikan.

Contents
Belajar dari Kasus Marc MarquezJanji Yamaha yang Belum TerpenuhiPersaingan Pasar Pembalap Memanas

Selama ini, Quartararo dua kali memperpanjang kontrak dua tahun (2022 dan 2024), dan Yamaha kini berupaya memperpanjangnya lagi hingga 2028. Namun, kali ini situasinya jauh lebih rumit.

Bagi Yamaha, proses ini terjadi di tengah proyek besar membangun mesin V4 baru untuk mengembalikan daya saing. Sementara bagi Quartararo, ini adalah momen krusial untuk memutuskan apakah ia akan terus percaya pada janji pengembangan Yamaha atau pindah ke tim lain yang memberi peluang menang lebih cepat, meski bayarannya lebih kecil.

Belajar dari Kasus Marc Marquez

Kasus hengkangnya Marc Marquez dari Honda pada 2024 menjadi pelajaran berharga. Marquez memutuskan meninggalkan proyek besar demi motor yang langsung kompetitif. Quartararo berada di situasi mirip, bedanya ia tidak meragukan kemampuan dirinya yang ia butuhkan hanyalah motor yang bisa membawanya bertarung untuk kemenangan setiap pekan.

Dengan bayaran sekitar 20 juta euro untuk 2025 dan 2026, faktor uang bukan lagi prioritas. Keinginannya jelas: kembali merasakan podium secara rutin.

“Jika taruhan ini tidak berhasil, saya akan pindah ke motor yang bisa membuat saya berjuang untuk menang sejak awal,” tegas Quartararo sepanjang musim 2025.

Janji Yamaha yang Belum Terpenuhi

Dalam wawancara tahun 2023, Quartararo mengaku Yamaha menjanjikan banyak hal dalam dokumen pengembangan, tetapi mayoritas tidak terwujud. Meski demikian, pada April 2024 ia tetap memperpanjang kontrak hingga 2026, menjadi pembalap dengan gaji tertinggi di grid, mengungguli Marc Marquez, Pecco Bagnaia, dan Jorge Martin.

Kini, Yamaha harus meyakinkannya dengan bukti nyata di lintasan, bukan sekadar janji. Sayangnya, mesin V4 yang disebut “harapan baru” belum sepenuhnya siap. Bahkan, belum ada pembalap reguler yang mengujinya.

Baca Juga: Brad Binder Akui Kesulitan di MotoGP 2024: “Saya Mempersulit Diri Sendiri”

Persaingan Pasar Pembalap Memanas

Pasar MotoGP jelang 2027 diprediksi panas, dengan nama-nama seperti Pedro Acosta dan Jorge Martin juga mempertimbangkan pindah tim. Beberapa pabrikan dikabarkan siap memberi pra-kesepakatan demi mengamankan jasa Quartararo lebih awal.

Sebagai salah satu talenta terbesar MotoGP saat ini, Quartararo tak bisa membuang lagi musim-musin tanpa kemenangan seperti sejak 2022. Usianya akan menginjak 28 tahun pada awal era regulasi baru 2027  momen emas yang tak boleh disia-siakan.

Baca Juga: Honda Pusing Cari Pengganti Somkiat Chantra untuk MotoGP Austria 2025

Jika Yamaha gagal menunjukkan kemajuan berarti dalam waktu dekat, sangat kecil kemungkinan Quartararo akan kembali mengambil “lompatan keyakinan” seperti pada 2024. Pilihannya jelas: motor kompetitif atau keluar dari zona nyaman.

 

Join Our Newsletter
Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
TAGGED:Berita MotoGPfabio quartararojorge martinmarc marquezmesin v4MotoGP 2025motogp 2027MotoGP Transferpedro acostayamaha factory racingyamaha M1
Share This Article
Facebook Email Copy Link

You Might Also Like

Acosta Ungkapkan Prediksinya Tandem Ideal Pecco Bagnaia di 2025 Adalah Jorge Martin
Info

Acosta Ungkapkan Prediksinya: Tandem Ideal Pecco Bagnaia di 2025 Adalah Jorge Martin

By Isdiyanti
17/05/2024
Ducati Kurangi Tim Satelit untuk MotoGP 2025!
AgendaHeadlineInfoRacing

Ducati Kurangi Tim Satelit untuk MotoGP 2025!

By Dhimas Cipta
15/08/2024
HeadlineRacing

MotoGP 2021 Amerika: Marc Menang, Disusul Quartararo dan Ketiga Bagnaia

By otoinfo
04/10/2021
Terbaru MotoGP 2025 Kontrak Pembalap dan Persaingan Tim!
HeadlineInfoLainnyaRacing

Terbaru MotoGP 2025: Kontrak Pembalap dan Persaingan Tim!

By Fawwaz Rozin
14/06/2024
HeadlineMotoGPmotor gp

Francesco Bagnaia Siap Kejar Marc Marquez di MotoGP Inggris

By Wawan
23/05/2025
HeadlineRacing

MotoGP : Mengejutkan, Honda Akhiri Kerja Sama Dengan Repsol di MotoGP 2021, Kenapa?

By otoinfo
04/12/2019
otoinfo.id - 2018
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Media
  • Disclaimer – Otoinfo
portal berita otomotif nasional portal berita otomotif nasional
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?