Soebronto Laras Meninggal Dunia, Perjalanan Hidup dan Kontribusi Besarnya (1943-2023) Rest In Peace!

Soebronto Laras Meninggal Dunia, Perjalanan Hidup dan Kontribusi Besarnya (1943-2023) Rest In Peace!

Otoinfo – Soebronto Laras, yang akrab disapa Yonto, dilahirkan pada 5 Oktober 1943 di Jakarta sebagai anak kedua dari empat bersaudara dari keluarga R. Moerdono.

Awal Kehidupan dan Minat pada Otomotif

Sejak kecil, minatnya pada dunia otomotif telah terlihat, dan ini menjadi awal dari perjalanan hidupnya yang luar biasa.

Pendidikan dan Awal Karir

Yonto menyelesaikan pendidikan dasar dan menengahnya di Jakarta sebelum melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris. Dia lulus dari Paisley College dan London College pada tahun 1965.

Baca Juga:   Mobil Listrik VinFast VF e34, Ramah Lingkungan, Hemat Energi, dan Canggih!

Setelah menyelesaikan pendidikan, Yonto memulai karirnya sebagai Direktur PT First Chemical Industry, yang bergerak dalam bidang formika, alat-alat plastik, dan perakitan kalkulator.

Sukses dalam Dunia Otomotif

Namun, puncak kesuksesan Yonto datang ketika dia menjadi Direktur Utama PT Indohero Steel & Engineering Co. dan PT Indomobil Utama, perusahaan perakit motor dan mobil Suzuki.

Meskipun menghadapi masa sulit di beberapa titik, Yonto tetap teguh dan mampu memulihkan perusahaan, bahkan menjadikannya salah satu pemain utama dalam industri otomotif dengan omzet yang mencapai Rp 150 miliar dan aset Rp 90 miliar.

Baca Juga:   Happy Ending! Faisal Sidoel dan M2S Kate Kalteng Bawa Pulang Mobil di Final Manahadap Road Race 2023

Peran dalam Perusahaan Mobil Terkemuka

Pada tahun 1981, bisnis Yonto semakin kuat dengan masuknya grup Liem Sioe Liong. Pada tahun 1984, dia bahkan menjadi Direktur Utama P. National Motors Co. dan PT Unicor Prima Motor, perusahaan perakit mobil Mazda, Hino, dan sepeda motor Binter.

Kehidupan Pribadi dan Koleksi

Selain sukses dalam dunia bisnis, Yonto juga menjalani kehidupan pribadi yang bahagia sebagai suami Herlia Emmi Yani, putri Almarhum Jenderal Ahmad Yani, dan mereka diberkahi dengan dua anak.

Baca Juga:   Motoprix 2022 Mijen: Pimpin Klasemen, Eca Sabana 'Sapi Edan Racing' Peluang Juara Nasional

Meskipun telah memasuki usia 78 tahun, Yonto tetap menjaga kesehatannya dengan berbagai kegiatan olahraga seperti jogging, tenis, renang, reli, dan bulu tangkis. Selain itu, dia memiliki koleksi sepeda motor, serta anjing ras herder dan doberman yang menyertai hidupnya.

Perjalanan Terakhir

Sayangnya, pada 20 September 2023, Soebronto Laras meninggal dunia pada usia 79 tahun di RS Medistra karena sakit.