Tim PON DKI Jakarta : Atlet Digaji, Target Lebih Tinggi, Formasi Inti?

Tim PON DKI : The Dream Team Foto : IG

OtoInfo.Id-Dalam hitungan hari kedepan, menjadi hari penting bagi Pengrov IMI DKI Jakarta. Pasalnya,”Minggu depan baru akan diumumkan formasi fix untuk PON 2020 Papua,”ujar Rafid Topan Sucipto pada portal ini (20/5). Hal itu pun dibenarkan oleh Anondo Eko selaku Ketua Umum DKI Jakarta.

Rafid Topan Sucipto-Andalan Tim DKI

Menarik dicermati, mengingat prestasi tim ini yang gemilang di PON Jabar 2016 lalu. Kala itu, kontingan cabor balap motor DKI sukses menyabet 1 medali emas dan 1 medali perak. 1 emas lewat nomor 150 cc perorangan oleh Rafid Topan Sucipto dan 1 perak pada nomor 150 cc beregu dengan duet Rafid Topan Sucipto-Ahmad Yudhistira. Torehan prestasi spesial atas nama gengsi,”Aura kompetisinya berbeda dengan balap di MotorPrix, IRS bahkan Asia sekalipun. Bumbu-bumbu persaingannya pun bikin lebih greget,”komentar Topan yang dalam persiapan PON 2020 bertindak selaku ‘ketua kelas’.

Anondo Eko (kanan)-Siap Target Lebih Tinggi

Yes, sperti info yang diterima portal ini, rider asal Tanjung Priok, Jakarta Utara tetap diplot sebagai ujung tombak tim DKI. Selain Topan ada nama rider top lain seperti  AM. Fadly, H.A. Yudhistria, Aldy Satya Mahendra dan Agung Didu. Formasi yang ideal untuk target yang lebih tinggi, terlebih ada duet Rey Ratukore dan Rafid Poppy sebagai mentor. “Yes, targetnya minimal sama dengan PON sebelumnya. Insyaallah bisa lebih baik dan semua emas bisa ke DKI,”semangat Mas Eko-sapaan akrab Ketua IMI DKI. Bila masih belum mengenal boleh klik lagi, https://www.otoinfo.id/profile-anondo-eko-ketua-imi-dki-angkat-pamor-kolaborasi-senior-dan-yunior/.

Rey Ratukore, Sirkui Spesial Teknikal

Untuk target itu, “Sudah sejak dua tahun lalu, tim awal sudah mulai dibentuk. Atlet tetap berjalan dengan jadwal tim mereka masing-masing dan mereka bertemu saat event IRS. Sambil proses berjalan administrasi persiapannya. Karena para atlet DKI, sudah menerima gaji bulanan selama dua tahun berjalan. Untuk manager dan pelatih sifatnya bonus,”terang Mas Eko seraya tegaskan ini bagian dari apresiasi untuk prestasi lebih tinggi. Mantap! Wawan

Aldi Satya Mahendra-Bersama Bu Saras dari IMI DKI (MP Subang)