Tips Membeli Motor Second, Awas! Jangan Ketipu Kilometer Rendah!

Ilustrasi Motor Second Yang Akan DIjual

Otoinfo.id-Motor second alias motor bekas kadang masih menjadi idola bagi sebagian orang. Hal itu disebabkan karena desain motor baru mungkin tidak diminati dan bila di bandingakan harganya motor second jauh lebih murah. Namun terkadang ada saja yang tidak sesuai harapan. Motor second yang baru saja dibeli tiba-tiba minta opname dibengkel karena muncul masalah pada motor. Hal itu disebabkan karena kurang teliti saat membelinya. Lalu bagaimana caranya agar tidak tertipu? Simak tips berikut!

Baca juga : Yamaha Cup Race 2020: Seri Pembuka di Boyolali, Total 13 Kelas Siap Diikuti!

Untuk menjawab semua itu kami sudah menanyakan kepada Akrom Abdullah selaku pemilik showroom Arindra Motor Wonosobo. “Ada beberapa bagian yang harus diperhatikan saat ingin membeli motor second. Mulai dari body, mesin dan kaki-kaki harus dicek dengan benar,”ujar Akrom. Akrom pun membeberkan beberapa tips agar mengetahui motor tersebut layak dibeli atau tidak.

Salah Satu Bagian Body Motor

1.Cek bagian body motor

Akrom menjelaskan kepada kami saat ada orang menawarkan motor kepadanya, ia akan mengecek bagian body terlebih dahulu. “Awalnya saya cek bagian body terlebih dahulu, apakah motor itu sudah dicat ulang atau masih bawaan pabrik. Begitu juga baut-baut yang ada lengkap atau tidak,” ujar Akrom.

Knalpot Motor

2.Cek suara mesin dengan menutup lubang knalpot

Saat mengecek suara mesin tidak harus pelintir gas dengan kuat. Bisa juga dengan menutup lubang knalpot apakah suaranya masih cukup senyap atau ada suara berisik. Jika suara mesin berisik maka ada masalah dibagian dalam motor tersebut. “Sebelum menutup lubang knalpot pastikan motor itu tidak keluar asap. Karena itu juga bisa menjadi tanda masalah dibagian mesin. Setelah itu cek suara motor dengan menutup lubang knalpotnya, apakah masih senyap atau sudah ada suara yang berisik,” ujarnya.

Bagian Spedometer Motor

3.Jangan terkecoh kilometer rendah

Akrom menyarankan saat membeli motor bekas jangan terlalu mempertimbangkan berapa kilometer motor itu jalan. Sebab spedometer bisa saja di setel ulang. Begitu juga sebaliknya, jika kilometer sudah cukup banyak bukan berarti motor itu buruk. Apabila motor itu dirawat dengan baik maka tidak akan ada masalah pada motor yang kilometernya cukup banyak.

Bagian Kaki-kaki Motor

4.Cek bagian kaki-kaki dan bagian las

Akrom pun menuturkan, terkadang motor itu sudah tidak menggunakan velg original lagi dan itu dapat mempengaruhi tunggangannya nyaman atau tidak. Lalu dibagian pengelasan pun jangan sampai terabaikan karena ini bagian yang penting. Mulai dari pengelasan rangka dan bagian lainnya harus dicermati, las bawaan pabrik terlihat tipis dan rapi. Apabila sudah terlihat tebal dan tidak rapi kemungkinan motor tersebut pernah di las ulang. Bagus Adit