Toyota FJ40 (1978) Purwokerto: Istimewa! Restorasi Full Orisinil Seperti Baru

Otoinfo.id – Beberapa orang memang doyan dengan performa dan tangguh, seperti Toyota Land Cruiser FJ40 yang memiliki tampilan gagah dan performa untuk menerjang medan terjal.

Salah satunya yakni Bapak Haji Narwan asal Purwokerto yang jatuh hati pada Hartdtop FJ40 lansiran 1978. Beliau sampai rela melakukan restorasi total mobil yang populasinya tidak sebanyak mobil Jepang lainnya.

Baca Juga : Suzuki Jimny Jangkrik (1980) Banjarnegara: Besutan Mahasiswa yang Doyan Adventure

Dalam proses restorasinya, Bapak Haji Narwan mempercayakan pada Itok 4WD yang merupakan spesialis mobil-mobil offroad di wilayah Banyumas dan sekitarnya. Bengkelnya ada di area Baturaden.

Menurut Itok, Hardtop FJ40 berwarna hijau ini merupakan mobil yang istimewa. Bagaimana tidak, seluruh body part, engine dan pernak-pernik disulap layaknya mobil keluar dari dealer.

Rombak total dari awal.

“Awalnya banyak body yang sudah keropos. Kita angkat body dan dikupas sampai total. Bahkan seperti dempul-dempul kita juga kupas semuanya. Jadi benar-benar kita bangun dari nol,” buka Itok.

“Bagian yang sulit pengerjaan body dan ada sebagian kita ganti plat biar lebih jadi maksimal dan dibikin, kita main ori,” sambungnya.

Lebih lanjut, Itok yang juga piawai urusan rollbar mobil-mobil offroad itu mengatakan jika warna dikembalikan seperti orisinilnya. Pemilihan cat dan finishing dilakukan dengan baik dan detail.

Untuk pengerjaannya saja, Itok bilang kurang lebih selama satu tahun. Artinya Hardtop FJ40 milik Bapak Haji Narwan dibangun secara teliti dan presisi pastinya. Tidak asal restorasi.

Baca Juga : Sisi Lain Wakil Gubernur Sumatera Utara (Bang Ijeck), Koleksi Hardtop American Style dan Japan Style!

“Part sama aksesoris bawaan kita juga cari baru. Saya cari sampai Jakarta dan ada beberapa import, seperti velg. Itu karena Bapak mau mobil ini benar-benar jadi seperti baru,” katanya.

Bagian yang dinilai sulit terdapat pada bagian dashboard. Menurut Itok dalam berburu panel-panel di dashboard itu rada susah.

Nah, bicara soal biaya yang dikeluarkan, “Kurang lebih memakan biaya sekitar 180 juta, itu sudah sampai body part dan aksesorisnya,” bisik Itok. Aji