Yamaha Endurance Festival 2018 (Sentul): Cornering Indonesia (COIN), Solidaritas Berbuah Podium Teratas R25 Komunitas!

Rider COIN In Action

OtoInfo.Id-Ada catatan menarik dari pentas Yamaha Endurance Festival (YEF) di Sentul International Circuit (SIC), Bogor, Jabar (29-30/9) kemarin yakni di kelas R25 Community atau komunitas yang memiliki peserta terbanyak (24 tim). Menempuh waktu selama 1 jam, terbukti pula teman-teman komunitas dapat memahami tata cara balapan. Mereka mampu mempersiapkan diri lebih baik sebelum race, mencari set-up yang sama diantara dua pembalap dan manajemen di trek.

R25 Community Peserta Terbanyak

Adalah pasangan Gregy Leona Safari dan Shandy Topan Irawan dengan bendera tim Cornering Indonesia (COIN) sukses raih podium tertatas R25 Community dengan total lap 27 pada total catatan waktu 59 menit 54 koma 588 detik dan best time 1:55.880 detik. “Acara ini sangat menarik. Saya senang sekali bisa berpartisipasi dalam acara ini. Awalnya tidak menargetkan juara, yang penting bisa finish. Tapi, alhamdulillah rezekinya dikasih podium 1. Strateginya, saya bersama Shandy Topan konstan dari awal hingga akhir. Tidak terlalu nge-push seperti balapan biasa karena yg terpenting kuat sampe akhir,” ucap Gregy Leona Safari yang diangguki Shandy Topan Irawan.

COIN, Solid dan Kompak

Shandy Topan Irawan akrab disapa Topan ternyata selain jadi rider merangkap jadi mekanik dan manajer tim,”Set-up ECU untuk daya tahan dibaut lebih basah dari AFR  yang biasanya 13,2:1 jadi 12,5:1. Untuk setting CO 95/100 sedangkan ignitionnya dibuat lebih advance dari standart 42 jadi 46. Tak kalah penting adalah setup suspensi, ambil tengah-tengah dengan karakter dan bobot yang beda aku 65 Kg, Greg 55 Kg. Suspensi belakang pakai Traxx-D, setting rebound dari posisi hard minus 1 dan kompresi dari posisi soft plus 5,”beber Topan dengan nama Abbys Performance.

Juara 1 Community 250 cc, Shandy Topan Irawan (Kiri) & Gregy Leona Safari (Kanan)

Usut punya usut podium teratas kali ini buah dari solidaritas yang tinggi di tim COIN,”Awalnya memang belum ada rencana untuk main, baru fix ikut Rabu malam dan Kamis ganti head lantaran beda spek dengan mesin Sunday Race. Ini semua berkat solidaritas teman-teman saling support dana, Alhamdulilah meski minim budget bisa capai hasil optimal,”tukas keduanya. Salut! Wawan