OtoInfo.Id-Yes! Seri pamungkas gelaran IndoClub Championship fix alias dipastikan pada tanggal 22-23 Desember di Sentul Karting Circuit (SKC) atau tenar dengan nama Sentul Kecil, Bogor, Jabar. Kabar ini boleh jadi sudah beredar beberapa hari yang lalu, tapi ada beberapa fakta yang menarik diungkap. Pertama, bahwa D’Motorsport selaku promotor hajatan bergengsi itu punya ‘dalil’ tegas soal pemilihan sirkuit lantaran menyangkut safety.

“Wajib bagi kami main di sirkuit permanen, karena keselamatan untuk pembalap dan penonton diatas segalanya. Maka tak heran, jika dalam perjalanannya dari satu trek ke trek lain, balapan ini selalu kami suguhkan di sirkuit permanen. Seperti di Sirkuit Gokart Sentul, Sirkuit Mijen Semarang, dan Sirkuit Gery mang Subang. Selain lebih aman, berbagai fasilitas yang mumpuni untuk kenyamanan dalam menikmati balapan yang disuguhkan,”tegas Deny Wajonk, sosok penting dibalik kiprah event IndoClub yang makin ngehits. Soal pilihan sirkuit permanen ini fakta unik yang menggelitik sebagai pioner balapan wajib sirkuit permanen.

Kedua, IndoClub Championship belakangan dijuluki Kejurnas 2Tak jaman now. Fakta bila balap untuk motor-motor bermesin 2-tak masih menjadi menu utama di ajang ini. Konsep balap 2tak yang diunggulkan dalam ajang Indoclub Championship, kata Deny juga berkaca pada sekolah balap VR46 Riders Academy milik Valentino Rossi. Sekolah balap yang berlokasi di Italia itu juga masih menggunakan motor berbasis mesin 2tak dalam salah satu materinya. Unik memang! “Indoclub Championship memang memiliki prinsip balap murah hadiah melimpah ini. Lewat gelaran ini berharap kehadirannya ini bisa mengakomodir para penghobi balap di Indonesia yang kini mulai terpinggirkan oleh modernisasi zaman,”kata Deny selaku Event Director.

Ketiga, fakta kalo ajang balap bergengsi Indoclub Championship sendiri selalu disemuti ribuan penonton dan menjadi barometer event balap Nasional dengan kelas-kelas yang diperlombakannya. Konsistensi D’Motorsport sejak tahun 2017 dalam penyelenggaraan Indoclub patut diacungi jempol. Pasalnya, selain terus melakukan terobosan dan pengembangan balap motor, event ini tidak hanya ditunggu-tunggu oleh para pebalap dan sponsor, namun juga para penonton yang juga berkesempatan mendapatkan hadiah dengan berbagai games menarik yang disajikan.
Meski hanya berstatus sebagai klub event, namun popularitas Indoclub Championship sendiri tak kalah saing dari balapan sekelas Kejurda maupun Kejurnas sekalipun. Peserta yang hadir pun mencapai ratusan pada setiap serinya. Di mana para pebalap datang dari berbagai wilayah di Indonesia, bahkan antar pulau. Serta menjangkau khalayak dari kota ke kota, tidak hanya terpaku di satu tempat saja. Fakta ketiga inilah yang membuat beragam sponsor terpikat jadi bagian dari kemeriahan event. Oke tunggu ulasan berikutnya! Wawan
More Stories
Sprocket Gir Koizumi Dipercaya Tim Yamaha RRS dan Yamaha LFN di ARRC Mandalika, Andalkan Kekuatan dan Desain Kokoh
Pembalap Indonesia Kuasai FP2 UB150 ARRC Mandalika, Fahmi Basam Tempel Ketat di Posisi Kedua
Robby Sakera Tercepat di FP2 ARRC Mandalika, Yamaha R3 Spek Terbaru Makin Jos