‘Bagimu Guru’ : HARDIKNAS ala Daihatsu

Manajemen Daihatsu berfoto bersama SMK Binaan penerima Donasi mesin Daihatsu dan calon karyawan baru ADM selepas upacara di Banjarnegara, Jawa Tengah

OtoInfo.Id-Dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) yang diperingati setiap tanggal 2 Mei setiap tahunnya, Daihatsu turut berkontribusi dalam merayakan hari besar ini melalui implementasi pengembangan insan pendidikan di Indonesia. Acara bertajuk ‘Bagimu Guru’ ini merupakan salah satu wujud komitmen akan kepedulian Daihatsu terhadap dunia pendidikan nasional yang berlangsung pada 2 – 3 Mei 2018 di SMK Negeri 7 Semarang.

Baca Juga:   Hasil GDS Fun Drag Bike 2019 (Edisi Maret) : Menimba Ilmu Sejak 2015, Ini Calon Bintang Berikutnya
Seremoni serah-terima donasi mesin dan transmisi Daihatsu kepada SMK Binaan oleh perwakilan Diknas Semarang didampingi manajemen Daihatsu.JP

Sejalan dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) pada pilar Pintar Bersama Daihatsu (PBD), bersama Dinas Pendidikan di sejumlah propinsi, Daihatsu menyusun Integrated Curriculum dan menerapkannya di seluruh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Binaan Daihatsu. Program ini dilakukan agar dapat meningkatkan kualitas insan yang ‘siap pakai’ sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

Seremoni penerimaan seleksi calon karyawan baru ADM dari Shinya Takeda, Corporate Planning & Communication Diretor ADM didampingi Manajemen Daihatsu dan perwakilan DikNas Semarang

Sebagai wujud kontribusi, Daihatsu memberikan donasi berupa mesin Daihatsu dengan total sebanyak 15 unit, yang terdiri dari 8 Ayla, 4 Terios, 3 Sigra, dan 4 unit transmisi Daihatsu kepada beberapa sekolah SMK. Donasi ini diharapkan dapat menjadi bahan praktik pembelajaran di tiap sekolah baik bagi para guru, maupun murid SMK.

Baca Juga:   Harga Terjangkau! Daihatsu Xenia 2024 Pilihan Skema Kredit

Guna meningkatkan kualitas belajar-mengajar, Daihatsu juga memberikan materi dan pembekalan pentingnya digitalisasi kepada 1.000 guru SMK, khususnya dari jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR). Seminar yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru, “Sangat penting dalam memberikan materi pembelajaran dengan memanfaatkan media digital kepada para murid yang saat ini sudah memasuki Generasi Z, yang dianggap sudah ‘melek digital’,”ujar Hendra Suprayogi, salah satu peserta dari SMK Panca Bhakti Banjarnegara

Baca Juga:   Formasi Spesial 80% Milenial, Berikut Kepengurusan IMI DKI Jakarta Masa Bakti 2017-2021