Casey Stoner Akui Sempat Drop Lima Bulan Akibat Sindrom Kelelahan

Casey Stoner

Otoinfo.id – Mantan juara dunia MotoGP asal Australia, Casey Stoner berhenti menjadi pembalap di tahun 2012 lalu. Dia berhenti karena alami gangguan kesehatan yang ada pada dirinya.

Yap, Stoner mengalami sindrom kelelahan yang pastinya sangat mengganggu untuk aktifitasnya sebagai seorang pembalap. Setelah pensiun, Stoner menjadi tes rider hingga tahun 2018 lalu.

Baca Juga : Drag Bike 2021: Ini Dia Ninja STD Penantang dari Pesisir Selatan, Best Time?

Namun setelah itu Stoner menghilang dari paddock, nah di saat itu pula Stoner harus melawan masalah kesehatannya itu. Diakuinya bahwa Stoner hampir lima bulan lamanya tak lepas dari sofa.

“Saya memiliki masalah kesehatan yang parah, saya sampai pada titik di mana saya hampir tidak bisa meninggalkan sofa selama lima bulan. Aktifitas fisik harian saya adalah berjalan dari tempat tidur ke sofa dan kembali lagi. Saya tidak dapat menjelaskannya, kami tidak dapat memahaminya. Saya memiliki masalah mental dan masalah fisik yang ekstrem,” ungkapnya.

Tak mau berdiam diri, Stoner dalam tiga tahun terakhir berjuang menghadapi situasi tersebut. Dia dengan semangat belajar bagaimana menghemat tenaga sepanjang hari, sempat baik tapi akhirnya kembali drop.

Baca Juga : HD Softail Sport Glide 2019 (Yogyakarta): Si ‘Bejho’ HTJRT, Penggondol Tropi By Anak Elang

“Menjelang akhir tahun lalu saya mulai merasa sedikit lebih baik. Pada bulan Desember dan Januari, saya sangat antusias. Tapi di bulan Maret dan April semuanya turun lagi,” kata Stoner.

Oleh karena itu, Stoner akui tetap belajar bagaimana cara menghemat energi. Dan setalah lama tak muncul lagi, Stoner kembali terlihat di sisa musim MotoGP 2021, termasuk saat GP Valencia saat dimana perpisahan Rossi dengan MotoGP. Aji