Drag Bike 2020: Ogah Angkat Bendera Putih, Ini Curhat Bos Tryto Project!

Tim Tryto Project di 201M

Otoinfo.id-Tahun ini adalah musim perdana tim Tryto Project tampil full seri di Kawahara IRC IDC. Event bergengsi dengan tensi tinggi yang menguras banyak energi. Turunkan tiga joki yakni Jhendra Peking, M. Dhiba dan Fachry Child, tim yang bermarkas di Cempaka Putih, Jakpus itu belum bisa bicara banyak. Padahal, tim yang di manajeri oleh Alvin Kurniawan itu punya sumber daya yang kuat. Sumber daya manusia mumpuni, sumber dana juga tak diragukan.Faktanya, trio joki mereka masih terlempar dari lima besar klasemen akhir.

Tim Hits Ibu Kota Ogah Nyerah

Baca Juga : Drag Bike 2019: Bos Tryto Project Pastikan ‘Raden Mas’ Pensiun, Nasib Part III?

Pun begitu, Bos Tryto Project ogah angkat bendera putih alias menyerah. Kalo menyerah, itu artinya jiwa fighter alias petarung yang sudah melekat di tim Tryto Project dipertanyakan. Hehe…Dalam kesempatan spesial, Bos Tryto Project ungkapkan hal penting terkait program tahun depan. “Tetap lanjut,”buka Bos Tryto Project (19/12). Diakuinya, musim ini masih tahap adaptasi dan belajar. “Musim ini kita belum terlalu fokus di 201M, masih terbagi dengan 500M. Tahun depan kita akan lebih fokus ke 201M dengan beberapa strategi,”lanjutnya.

Baca Juga : Sera Sentul 2019 : The King Of Peking, Penuntas Misi Tryto Project

Salah satu strategi yang dimaksud adalah perubahan formasi joki,”Untuk joki sepertinya ada pergantian. Loyalitas dan attitude jadi pertimbangan, kita lagi pantau perkembangan bursa transfer juga,”tukasnya. So, menarik ditunggu pembuktian Tryto Project dimusim depan. Apalagi, tim ini diback up oleh korekan tuner papan atas seperti MBKW2 dan PRK. Nah! Wawan