Dynotest ECU Aftermarket Di New V-Ixion Lightning, Terbukti Tambah Tenaga

Otoinfo.id – Kini makin banyak ECU aftermarket yang dijual di pasaran. Dari ECU aftermarket tersebut bisa mengubah semprotan bahan bakar hingga timing ignition.

Nah, dari hasil dynotest, base map dari ECU aftermarket sudah cukup mumpuni untuk mendongkrak tenaga. Seperti pada saat pengujian menggunakan Yamaha New V-Ixion Lightning. “Hasil dyno menunjukkan peningkatan tenaga hingga naik 1 dk dan torsi 0,8 Nm,” sambut Welly Yuli Prihantoro, desainer ECU Iquteche.

Nampak jelas NVL standar 16,1 dk/8905 rpm dan torsi 14,23 Nm/7323 rpm, meningkat menjadi 17,1 dk/9080 rpm dan torsi 15,03 Nm/7290 rpm.

Baca Juga:   Tim Milik Ricko Sapi 'Ayu Sekti Racing Team' Bakal Tampil Perdana di UDRM Subang 2024

Peningkatan ini didapat dari base map awal. Bisa saja bertambah jika melakukan penyesuaian lain. Misalnya penggantian knalpot. “Umumnya base map dipakai untuk motor dalam keadaan standar. Jika sudah ada ubahan seperti porting, menaikkan ratio kompresi hingga penggantian knalpot mungkin bisa lebih dari 1 dk,” lanjut Welly.

Selain dari penambahan power, ketika menggunakan ECU aftermarket pun karakter mesin akan jauh lebih baik. Terlihat dari grafik bahwa torsi dan tenaga lebih tinggi sejak putaran rendah. Terlebih lagi setelah melewati peak power, tenaganya masih lebih besar dibanding standar.

Baca Juga:   Ban Motor IRC: Jadi Favorit Pembalap Aerox 155 & Official Tire All New R15 Junior Pro di YSR Mandalika 2023

Yang terpenting, base map ECU aftermarket sebaiknya sedikit diubah mengikuti riding style masing-masing. Selain berbeda cara bawa dan keinginan rider, karakter mesin walau sama-sama standar, juga pasti memiliki kebutuhan yang berlainan. MT4

Analisa Grafik
Grafik dyno tampak peningkatan performa sedari rpm awal pengambilan data. Artinya itu akan terasa sekali perbedaan performanya.

Baca Juga:   Wow! Ternyata Segini Biaya Buat Balap di ARRC Sugo, Tim LFN HP969 Racing Team

Dari data terlihat performa maksimal NVL standar 16,1 dk/8905 rpm dan torsi 14,23 Nm/7323 rpm. Meningkat menjadi 17,1 dk/9080 rpm dan torsi 15,03 Nm/7290 rpm.

Dalam arti potensi mesin NVL menunjukkan ada perbedaan yang cukup signifikan dibanding mesin V-Ixion lama. Sebab jika NVL hanya sekadar ganti ECU, tentu performanya relatif mentok. Ternyata ketika diremap lewat ECU Iquteche masih bisa naik lagi performanya.