Otoinfo.id – Banyak pemilik mobil yang memilih jalan pintas dengan memperbaiki kaca retak menggunakan cairan khusus. Tujuannya agar retakan tersamarkan dan tampilan mobil tetap rapi. Namun, menurut para ahli, cara ini hanya bersifat sementara dan tidak menjamin keamanan.
Rahmat Hidayat, Marketing Support di Fauzi Kaca Mobil Pekayon, Jakarta Timur, menegaskan bahwa kaca mobil yang sudah retak sebaiknya langsung diganti. “Retakan kecil bisa saja menyebar karena getaran jalan, perubahan suhu, atau benturan kecil lain,” jelas Rahmat.
Risiko Memperbaiki Kaca Retak
1. Retakan Mudah Menyebar
Walaupun tampak kecil, retakan bisa bertambah panjang hanya karena guncangan jalan atau perubahan cuaca. Cairan penyuntik tidak bisa mengembalikan kekuatan kaca sepenuhnya.
2. Kekuatan Kaca Berkurang
Kaca mobil yang sudah retak akan kehilangan ketahanan aslinya. Artinya, saat terkena tekanan lebih besar, kaca bisa pecah sewaktu-waktu dan membahayakan pengemudi maupun penumpang.
Baca Juga: Perang Harga Bikin Mobil Listrik Bekas Sulit Laku, Wuling Binguo EV Mengendap 3 Bulan di Showroom
3. Visibilitas Pengemudi Terganggu
Retakan atau baret pada kaca akan memantulkan cahaya, terutama di malam hari. Hal ini berpotensi mengganggu pandangan pengemudi dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Dampak Berbahaya Saat Kecelakaan
Kaca depan merupakan komponen vital dalam struktur keselamatan mobil. Saat terjadi kecelakaan, kaca retak lebih mudah hancur sehingga serpihannya bisa melukai penumpang. Selain itu, kaca yang tidak kuat juga bisa gagal menahan airbag ketika mengembang, yang seharusnya membantu meredam benturan.
Rahmat mengingatkan, “Kaca yang sudah baret atau retak lebih baik diganti, supaya risiko pecah di jalan bisa dihindari.”
Baca Juga: Rahasia Hilangkan Gredek di Yamaha NMAX Turbo, Cukup Ganti Part Ini!
Kapan Harus Langsung Ganti Kaca Mobil?
- Jika retakan lebih panjang dari 7 cm atau berada di jalur pandang pengemudi
- Jika terdapat baret yang dalam sehingga mengganggu visibilitas
- Jika retakan menyebar ke beberapa titik kaca
- Jika kaca sudah diperbaiki sebelumnya namun retakan kembali muncul
Mengganti kaca mobil memang memerlukan biaya lebih besar dibanding memperbaiki. Namun, dari sisi keamanan dan kenyamanan berkendara, mengganti dengan kaca baru adalah keputusan yang lebih bijak.
Kaca mobil retak atau baret tidak boleh dianggap sepele. Solusi penyuntikan cairan hanya menunda risiko, bukan menghilangkannya. Demi keselamatan pengemudi dan penumpang, mengganti kaca mobil dengan yang baru adalah langkah terbaik.
Jangan tunggu sampai kaca pecah di jalan, segera ganti jika kaca mobil Anda sudah retak atau baret parah!

